Kompas.com - 02/05/2021, 08:08 WIB
Direktur Utama Visinema Pictures lihat bukti iklan pornografi website Duniafilm21 di BAP saat sidang di Pengadilan Negeri Jambi, Kamis (4/2/2021). KOMPAS.COM/JAKA HBDirektur Utama Visinema Pictures lihat bukti iklan pornografi website Duniafilm21 di BAP saat sidang di Pengadilan Negeri Jambi, Kamis (4/2/2021).
Penulis Cynthia Lova
|

JAKARTA, KOMPAS.com- Pengadilan Negeri Jambi memvonis Aditya Fernando Phasyah berinisial (AFP) selama 1 tahun dan 2 bulan atas kasus pembajakan film Keluarga Cemara karya Visinema Group.

Hal tersebut juga telah dikonfirmasi oleh CEO dan Founder Visinema, Angga Dwimas Sasongko.

“Betul (divonis 1 tahun 2 bulan atau 14 bulan),” ujar Angga melalui pesan tertulis, Sabtu (1/5/2021) malam.

Baca juga: Sidang Kasus Pembajakan Film Keluarga Cemara di Website Duniafilm21, Visinema Mengaku Rugi hingga Rp 3 M

Dilansir dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Jambi dalam amar putusan, Aditya Fernando Phasyah terbukti bersalah dan melanggar Pasal 113 ayat (3), junto Pasal 9 ayat (1) huruf a, huruf b, huruf e, dan/atau huruf g Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta Junto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

“Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa tersebut oleh karena itu dengan Pidana penjara selama satu dan dua bulan,” tulis SIPP PN Jambi.

Aditya juga dikenakan denda sebesar Rp 500 juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan Pidana kurungan selama satu bulan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Sidang Lanjutan Pembajakan Film Keluarga Cemara, Dirut Visinema: Negara Rugi, Pembuat Film Rugi

Sutradara Ismail Bashbet (bertopi) berfoto dengan para bintang Keluarga Cemara 2 (dari kiri) Ringgo Agus, Adhisty Zara, Widuri Putri, dan Nirina Zubir.Instagram/Film Keluarga Cemara Sutradara Ismail Bashbet (bertopi) berfoto dengan para bintang Keluarga Cemara 2 (dari kiri) Ringgo Agus, Adhisty Zara, Widuri Putri, dan Nirina Zubir.

Pengadilan Negeri Jambi juga menutuskan masa penahanan yang telah dijalani oleh Aditya sebagai terdakwa akan dikurangkan seluruhnya dari pidana yang telah dijatuhkan padanya.

Sementara Angga Dwimas Sasongko dalam akun Instagram-nya mengungkapkan kelegaan hatinya karena akhirnya Aditya menerima hukuman.

“Untuk pertama kalinya pembajak film (pelanggaran hak cipta) dibawa ke pengadilan dan diputus penjara 14 bulan,” tulis Angga di keterangan unggahannya.

Baca juga: Keluarga Cemara 2 Hadirkan Ismail Basbeth sebagai Sutradara

Angga mengatakan, kasus ini bisa jadi preseden baik untuk semua kreator.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X