Kompas.com - 28/04/2021, 22:02 WIB
Film Musyrik (Dosa Terkutuk). Sumber foto: WD EntertainmentFilm Musyrik (Dosa Terkutuk).

JAKARTA, KOMPAS.com - Rumah Produksi WD Entertainment tengah menjalani proses syuting untuk film teranyarnya yang berjudul Musyrik (Dosa Terkutuk).

Produser sekaligus pemain Musyrik (Dosa Terkutuk), Moammar Emka, mengaku menjalani proses syuting di tengah pandemi Covid-19, biaya produksi membengkak.

"Film enggak murah, iya. Biayanya lebih mahal pastinya ada naik sampai 50 persen, bahkan ada uang sampai dua kali lipatnya," ujar Moammar Emka di kawasan Depok, baru-baru ini.

Meski begitu, Moammar Emka bersama tim yang lain tetap menjalani proses syuting dengan protokol kesehatan yang ketat.

Menurut Moammar Emka, industri perfilman Tanah Air harus tetap berjalan walaupun keadaan sedang seperti ini.

"Mau gimana lagi? Masa iya industri kreatif film akan mati karena kelamaan vakum? Sementara kreativitas itu kan enggak boleh berhenti. Sebisa mungkin dan sehati-hati mungkin kita syuting dengan prokes yang sangat ketat,” kata Emka.

Film yang masih dirahasiakan tanggal perilisannya ini menceritakan tentang pesugihan.

Menurut produser Rofiq Ashari, cerita film Musyrik (Dosa Terkutuk) ini sangat populer di telinga masyarakat Indonesia.

“Ceritanya mengangkat realita kehidupan bahwa pada zaman yang sudah modern ini masih banyak yang percaya akan dunia mistis terutama pesugihan. Selama ini banyak masyarakat kita yang datang ke makam imam besar dengan tujuan berharap dapat kekayaan,” kata Rofiq Ashari.

Adapun para pemain yang terlibat di dalamnya ada Wulan Guritno, Sahila Hisyam, Bhishma Mulia, Mathias Muchus, Moammar Emka, Inggrid Wijanarko, dan Wedananda.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X