Kompas.com - 22/04/2021, 17:44 WIB
Nindy Ayunda saat ditemui di Komnas Perempuan kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (16/2/2021). KOMPAS.com/Revi C Rantung Nindy Ayunda saat ditemui di Komnas Perempuan kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (16/2/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kuasa hukum Askara Parasady Harsono, Muslih, mengungkap permintaan pembagian nafkah dari gugatan cerai Nindy Ayunda ke kliennya.

Muslih menyarankan Nindy Ayunda menafkahi anak-anak untuk sementara karena Askara sedang tidak bekerja dan menjalani proses hukum.

"Itu (nafkah anak) ada, tapi nanti disesuaikan dengan Mas Askara, kan sedang tidak kerja, sebagainya. Kan Mbak Nindy masih bekerja dan berpenghasilan, ya nafkahkan dulu," ungkap Muslih saat ditemui di Pengadilan Agama (PA) Jakarta Selatan, Kamis (22/4/2021).

Baca juga: Nindy Ayunda Disebut Tak Dengarkan Keluhan Askara soal Pakaian Tak Sopan

Muslih juga menyebut, apabila Askara sudah kembali berpenghasilan, kliennya akan segera menafkahi anak-anaknya.

Meski ada permintaan nafkah anak, Muslih menyebut dalam gugatan cerai, Nindy Ayunda tidak meminta harta gana-gini.

"Eggak ada, enggak ada juga," kata Muslih.

Baca juga: Tolak Kesaksian Ibunda Nindy Ayunda, Pihak Askara Bantah Lakukan Kekerasan Terhadap Anak

Nindy Ayunda menggugat cerai Askara Parasady Harsono ke PA Jakarta Selatan dengan nomor 230/Pdt.G/2021/PA.JS pada 12 Januari 2021.

Nindy melayangkan gugatan cerai karena Aska melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadapnya.

Pada 16 Februari lalu di kantor Komnas Perempuan, Nindy menunjukkan foto-foto luka lebam dan rambut tercabut, yang menurut dia merupakan akibat kekerasan dari Aksara.

Nindy dalam jumpa pers di Komnas Perempuan menunjukkan bukti foto adanya luka lebam hingga rambut rontok, Selasa (16/2/2021).

Baca juga: Kuasa Hukum: Askara Tahu Nindy Ayunda Ingin Berpisah dari Televisi

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X