Kompas.com - 21/04/2021, 15:01 WIB
Aktor senior Mark Sungkar Tangkapan layar YouTube KH INFOTAINMENTAktor senior Mark Sungkar

JAKARTA, KOMPAS.com - Usai dinyatakan sembuh dari Covid-19, terdakwa Mark Sungkar kembali menjalani penahanan di Rutan Kejaksaan Agung RI.

Kendati demikian, kuasa hukum Mark Sungkar, Fahri Bachmid mengatakan kliennya masih dalam proses pemulihan dan mengingatkan majelis hakim melihat aspek kemanusiaan.

Dengan begitu, Fahri berharap agar penangguhan tahanan Mark Sungkar dikabulkan majelis hakim dan menjadi tahanan kota.

"Ini penting untuk memastikan agar Mark Sungkar benar-benar pulih dan sehat kembali, dan persidangan bisa berjalan secara normal. Kami sangat berharap agar majelis hakim dapat mengambil kebijakan penting ini demi pertimbagan aspek kemanusiaan," ujar Fahri kepada Kompas.com, Selasa (20/4/21).

Baca juga: Baru Sembuh dari Covid-19, Mark Sungkar Tak Setuju Langsung Ditahan Kembali

Fahri menegaskan, kliennya tidak setuju menjalani penahanan usai dinyatakan negatif Covid-19.

Alasannya, kata Fahri, Mark Sungkar masih dalam proses pemulihan dan kondisi kesehatannya belum stabil untuk menjalani persidangan kasus dugaan korupsi di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Fahri berujar, hal ini terlihat dalam proses persidangan sebelumnya, yang mana Mark Sungkar terlihat tidak fokus dan sempoyongan ketika berjalan.

Alhasil, Fahri mengatakan persidangan ditunda dan bakal kembali bergulir pada pekan depan.

Baca juga: Mark Sungkar Sembuh dari Covid-19, Kembali Disidang dan Ditahan Kejagung

"Iya (Mark Sungkar tidak setuju penahanan), beliau merasa tidak optimal untuk menjalankan pemulihan di dalam tahanan, nanti jadi sakit lagi. Kalau di luar, terapi lebih maksimal, apalagi Pak Mark itu sudah uzur ya, sudah 73 tahun, jadi kasihan beliau," ucap Fahri.

Diketahui, Mark Sungkar yang juga mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Federasi Triathlon Indonesia (PPFTI) terjerat kasus korupsi.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X