Kompas.com - 21/04/2021, 12:41 WIB
Frendi Bawotong berbincang dengan Boy William YouTube Boy WilliamFrendi Bawotong berbincang dengan Boy William

JAKARTA, KOMPAS.com - Presenter Boy William akhirnya menghadirkan konten berbeda untuk acara YouTube-nya, Di Balik Pintu.

Tak lagi menghampiri rumah-rumah besar nan mewah, Boy kini mendatangi rumah kayu viral milik artis TikTok Frendi Bawotong.

Frendi kerap dihujat lantaran tinggal di rumah gubuk di sebuah daerah di Manado, Sulawesi Utara.

1. Awal mula main TikTok

Dalam perbincangan dengan Boy William, Frendi Bawotong menceritakan awal mula dirinya bisa terkenal sebagai artis TikTok seperti sekarang.

Pemuda berusia 15 tahun ini mengaku, awalnya hanya iseng mencoba aplikasi TikTok.

Baca juga: Alasan Frendi Bawotong Ingin Jadi Artis Terkenal

Frendi tak pernah menyangka videonya mendapat respons positif dari para pengguna TikTok.

Sejak saat itu ia pun semakin termotivasi untuk terus membuat konten TikTok.

2. Dihujat sebagai pengemis dan tukang pansos

Meski memiliki 2,3 juta followers, Frendi Bawatong tetap merasakan hal-hal tak menyenangkan dari komentar netizen.

Salah satu yang paling berkesan baginya adalah hujatan sebagai pengemis dan tukang panjat sosial.

"Yah, gitulah Kak. Bilang saya pengemis, pengemis di sosial media, sering dikatain miskin, pansos, cari followers dengan cara dikasihani. Banyaklah Kak mereka sering bilang begitu," ucap Frendi seperti dikutip Kompas.com dari video Boy William, Selasa (20/4/2021).

Baca juga: Frendi Bawotong Akui Kerap Dihujat sebagai Pengemis dan Tukang Pansos

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X