Kompas.com - 20/04/2021, 19:08 WIB
Artis TikTok Frendi Bawotong YouTube Boy WilliamArtis TikTok Frendi Bawotong

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis TikTok Frendi Bawotong kerap mendapat hal-hal tak menyenangkan dari jari-jari netizen di dunia maya.

Karena keterbatasannya, Frendi kerap dihujat sebagai pengemis hingga tukang pansos oleh netizen.

"Aku kemarin sempat ngelihat video yang viral banget itu kamu dihujat-hujat sama netizen karena kamu tinggal di gubuk. Emang netizen pada ngomong apa?" tanya Boy William yang mengunjungi rumahnya.

Baca juga: Frendi Bawotong Ceritakan Awal Mula Bermain TikTok hingga Terkenal

"Yah, gitulah Kak. Bilang saya pengemis, pengemis di sosial media, sering dikatain miskin, pansos, cari followers dengan cara dikasihani. Banyaklah Kak mereka sering bilang begitu," ucap Frendi seperti dikutip Kompas.com dari video Boy William, Selasa (20/4/2021).

Meski demikian, Frendi Bawotong tak pernah merasa sakit hati dengan ucapan-ucapan jahat para netizen.

Alih-alih terpuruk, remaja asal Manado ini justru menjadikannya api semangat untuk berkarya lebih baik.

Baca juga: Boy William Kunjungi Rumah Artis TikTok Frendi Bawotong, Terkesima Pemandangan Sekitar

"Itu semua menjadi dorongan dan motivasi buat saya untuk lebih maju dan dan lebih semangat," kata Frendi.

Frendi Bawotong memiliki impian untuk menjadi artis sukses.

TikTok menjadi medium pertama yang membuatnya terus semangat untuk berkarya demi mencapai cita-citanya.

Baca juga: Cita-Cita Jadi Artis, Frendi Bawotong: Orang Seperti Aku Jarang Banget Dilihat


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X