Kompas.com - 19/04/2021, 14:13 WIB
Desiree Tarigan didampingi kuasa hukumnya, Hotman Paris saat diwawancarai di depan kantor Komnas Perempuan, Kamis (8/4/2021). KOMPAS.com/VINCENTIUS MARIODesiree Tarigan didampingi kuasa hukumnya, Hotman Paris saat diwawancarai di depan kantor Komnas Perempuan, Kamis (8/4/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - ART Desiree, Irni, mengaku telah menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) dari Polda Metro Jaya atas laporannya kepada Desiree Tarigan dan Bams eks Samsons serta dua orang lainnya.

Kuasa hukum Irni, Vidi Galenso Syarief, diterimanya SP2HP itu menginformasikan bahwa laporan atas kasus dugaan perampasan kemerdekaan orang lain ini sudah naik ke tahap penyidikan.

"Ini akan dilanjutkan lagi. Artinya, laporan Irni ini lanjut," ungkap Vidi saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (19/4/2021).

Vidi berujar, dalam surat yang diterima kliennya itu diberitahukan bahwa penyidik telah memeriksa tujuh saksi atas laporan tersebut.

Baca juga: Ibunda Desiree Tarigan: Hotma Sitompoel, Kembalikan Tanah Saya, Jangan Ganggu Desi Lagi

Kendati demikian, Vidi enggan membenarkan dua dari tujuh yang diperiksakan itu merupakan Desiree serta Bams atau bukan.

"Saya enggak bisa ngomong karena itu melanggar kode etik," ujar Vidi.

Desiree beserta putranya, eks Bams Samsons, dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada 7 April 2021 oleh eks Asisten Rumah Tangga (ART), Irni, atas kasus dugaan perampasan kemerdekaan.

Laporan bernomor TBL/1839/IV/YAN.2.5/2021/SPKT PMJ itu menyangkakan dengan Pasal 333 KUHP juncto Pasal 30 Undang Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

Baca juga: Penjelasan Polisi soal Laporan ART Terhadap Desiree Tarigan hingga Bams eks Samson

Laporan ini muncul setelah perseteruan antara Desiree dengan Hotma Sitompoel ramai diperbincangkan oleh publik.

Pada saat itu, Desiree mengaku diusir Hotma dari rumah yang diklaim telah ditempati selama 22 tahun.

Berangkat dari perseteruan tersebut, muncul kabar yang menyebut Hotma berselingkuh.

Saat dikonfirmasi, Hotma justru membantah kabar tersebut dan balik menuding Desiree berselingkuh dengan pria lain.

Baca juga: Penjelasan Polisi soal Laporan ART Terhadap Desiree Tarigan hingga Bams eks Samson

Tidak senang dengan ucapan tersebut, Desiree melaporkan Hotma ke Polres Jakarta Selatan pada 7 April 2021 atas kasus dugaan pencemaran nama baik dengan Pasal 310 KUHP dan 311 KUHP serta Pasal 27 Ayat 3 Undang Undang ITE.

Sementara, Hotma juga dilaporkan oleh ibunya Desiree, Muliana Tarigan, atas kasus dugaan penyerobotan lahan rumah ke Polres Jakarta Selatan pada 7 April 2021 dengan Pasal 167 KUHP juncto Pasal 365 KUHP.


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X