Kompas.com - 11/04/2021, 15:22 WIB
Najwa Shihab dan Desta Tangkapan layar YouTube Vincent dan DestaNajwa Shihab dan Desta

JAKARTA, KOMPAS.com - Presenter Najwa Shihab membagikan ceritanya mendapatkan banyak ancaman saat sedang meliput kasus mafia sepak bola Indonesia yang marak beberapa waktu lalu. 

Bahkan, menurut presenter berusia 43 tahun ini, kasus tersebut punya perbedaan dibanding kasus-kasus sebelumnya yang pernah ia beritakan. 

Hal itu Najwa sampaikan saat jadi bintang tamu Vincent dan Desta

Baca juga: Cerita Najwa Shihab tentang Masa Muda, Disukai Banyak Pria

"Pas gue lagi kencang-kencangnya PSSI itu, mafia bola, itu agak beda ya. Itu agak gimana gitu. Ancamannya berupa whatsapp, tapi itu cuma WhatsApp," ungkap Najwa dikutip lewat kanal YouTube Vincent and Desta, Minggu (11/4/2021). 

Bicara soal ancaman saat menjadi jurnalis, istri Ibrahim Sjarief Assegaf ini mengaku tidak suka menceritakannya, karena takut dianggap berlebihan. 

"Ada beberapa (ancaman) sebenarnya, cuma gue malu kalau cerita, karena gue merasa dianggap lebay. Maksud gue, kalau dengar wartawan daerah itu kan ancaman bukan sekadar ancaman, digaplok beneran, ada juga yang mengancam nyawa," tutur Najwa. 

Baca juga: Cerita Najwa Shihab Banyak Disukai Orang-orang Saat SMA

Najwa menekankan, ancaman yang lebih nyata dan parah kepada jurnalis, justru santer terjadi di media sosial. 

"Sekarang yang lebih parahnya di media sosial sih. Kayak doxing, kayak lo dimaki dan sebagainya. Bukan karena nyali lo ciut, tapi lo males aja tanggapinya," ucap Najwa.   

Sebagai informasi, wanita yang akrab dipanggil Nana ini adalah mantan pembawa acara berita di stasiun televisi Metro TV.

Baca juga: Najwa Shihab: Tingkah Laku Kita di Dunia Maya Seharusnya Sama dengan di Dunia Nyata

Ia terkenal lewat program Mata Najwa. 

Namun, pada Agustus 2017, melalui episode Catatan tanpa Titik, ia secara resmi mengundurkan diri dari MetroTV yang telah membesarkan namanya.

Pada 2018, setelah berkecimpung menjadi jurnalis selama 9 tahun, Najwa Shihab mendirikan Narasi TV, sebuah perusahaan berita yang menciptakan dan mengelola beberapa jenis konten hingga saat ini. 


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X