Kompas.com - 06/04/2021, 18:01 WIB
Penyanyi Afgan YouTube WAW EntertainmentPenyanyi Afgan

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi Afgan pernah jadi korban perampokan ketika berada di San Fransisco, Amerika Serikat pada 2019.

Saat itu, ia berangkat bersama pihak manajemennya dari Indonesia untuk rekaman lagu di label yang menangani promosi internasionalnya, EMPIRE, selama sebulan.

Dari Tanah Air, Afgan membawa baju-baju terbaiknya untuk syuting karena diminta pihak label.

Baca juga: Afgan Hanya Dibayar Voucher Makanan Saat Awal Rintis Karier

"Itu aku benar-benar baru landing," ujar Afgan tertawa dikutip dari kanal YouTube WAW Entertainment, Selasa (6/4/2021).

"Pesan moralnya, selalu dengarkan kata mama. Jadi mamaku sudah bilang pokoknya kalau di San Francisco jangan tinggalin apa pun di mobil," lanjut Afgan.

Akan tetapi, Afgan beranggapan tidak akan seseram itu kriminal di sana.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Berawal dari Tempat Karaoke, Afgan Akhirnya Jadi Penyanyi

Dari bandara, dengan mobil sewanya Afgan mampir ke restoran di kawasan China Town sebelum ke hotel.

"Koper semua sama tas aku tinggal di sana (dalam mobil). Aku makan di dalam 45 menit. Balik-balik, mobilnya sudah bolong kacanya," cerita Afgan.

"Kopernya sudah hilang semua, aku bawa cash untuk sebulan, paspor," imbuhnya.

Baca juga: Lirik dan Chord Lagu M.I.A dari Afgan feat. Jackson Wang

Mau tidak mau, di sana ia garus membeli baju lagi. Ia juga harus ke KJRI untuk bikin paspor sementara.

Menurut Afgan, pengalaman tersebut sangat sedih tetapi ia mengambil sisi positifnya.

"Tapi enggak apa-apa, kalau barang bisa dibeli lagi yang penting kitanya enggak kenapa-kenapa," kata Afgan.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X