Kompas.com - 02/04/2021, 10:02 WIB
Artis Thalita Latief menghadiri sidang perdana perceraiannya dengan Dennis Rizky di Pengadilan Agama Jakarta Pusat, Kamis (1/4/2021). Ady Prawira Riandi/ Kompas.comArtis Thalita Latief menghadiri sidang perdana perceraiannya dengan Dennis Rizky di Pengadilan Agama Jakarta Pusat, Kamis (1/4/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Thalita Latief menghadiri sidang cerai perdananya dengan Dennis Rizky di Pengadilan Agama (PA) Jakarta Pusat, Kamis (1/4/2021).

Dalam sidang tersebut, Thalita menuntut hak asuh anak hingga menyangkal adanya orang ketiga dalam kisruh rumah tangganya.

Berikut beberapa fakta yang dirangkum Kompas.com:

Baca juga: Keputusan Thalita Latief Bercerai dari Suami Didukung Orangtuanya

1. Tuntut hak asuh anak

Didampingi kuasa hukumnya, Maruli Tampubolon, Thalita Latief menuntut hak asuh anak di persidangan tersebut.

"Anak selalu dalam asuhan Thalita dari dulu. Hanya itu aja, dalam gugatan juga hanya menuntut hak asuh anak dalam perceraian itu sendiri," kata Maruli.

Mengenai harta gana-gini, pihak Thalita Latief tak melayangkan gugatan karena ada alasan tersendiri.

Baca juga: Thalita Latief: Dennis Rizky Keluar dari Rumah Sejak 2018

Selain itu, Thalita menegaskan ingin proses cerainya ini segera dikabulkan oleh majelis hakim.

2. Keputusan cerai didukung orang tua

Maruli kemudian menegaskan, keputusan cerai Thalita dan Dennis didukung penuh oleh orangtua Thalita.

"Saya rasa yang paling mengetahui gonjang-ganjing ini bapak dan ibu Thalita dan mereka full 100 persen support apa yang Thalita lakukan sekarang," ucap Maruli.

Baca juga: Sidang Cerai dengan Thalita Latief, Dennis Rizky Bantah Ada Perselingkuhan

Dukungan orangtua membuat Thalita merasa mantap untuk melayangkan gugatan cerai dan mengakhiri pernikahannya.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X