Kompas.com - 26/03/2021, 16:44 WIB
Joseon Exorcist Instagram @sbsdrama.officialJoseon Exorcist

JAKARTA, KOMPAS.com- Bagi penggemar drama internasional, Joseon Exorcist menjadi salah satu drama yang dinantikan, tapi tidak bagi negara asalnya, Korea Selatan.

Drama yang tayang perdana 23 maret 2021 itu semula dijadwalkan mengisi waktu tayang untuk drama SBS hari Senin dan Selasa, namun sayang, baru tayang dua episode, drama tersebut harus dihentikan.

Episode pertama penuh kritikan

Di penayangan perdana, masyarakat melihat adanya kue bulan dan pidan China (telur seribu tahun dan merupakan makanan khas China) tersaji di atas meja, serta ada botol minuman bergaya China.

Properti dan makanan yang digunakan di episode pertama drama ini langsung menuai kritik pedas masyarakat Korea Selatan.

Baca juga: Respons SBS Setelah Joseon Exorcist Dikritik Tampilkan Hidangan China

Saat itu SBS memberikan penjelasan kalau properti mendukung pengaturan lokasi dan waktu.

"Itu adalah lokasi di mana rombongan pengusir setan barat dapat beristirahat setelah melakukan perjalanan melalui Dinasti Ming dan baru saja memasuki Joseon," jelas SBS.

Kritikan juga datang dari profesor Seo Kyung Duk

Seorang profesor ternama dari Sungshin Women's University, Seo Kyung Duk ikut mengkritisi drama Joseon Exorcist.

Dia menyoroti perilaku masyarakat China yang telah mengklaim Hanbok, Kimchi sebagai milik mereka.

"Tim produksi seharusnya lebih berhati-hati karena mereka sangat menyadari situasi saat ini, dengan menyatakan 'masa sensitif ini'," kata Seo Kyung Duk.

"Kita harus melindungi budaya dan sejarah kita sendiri," ujarnya lagi.

Baca juga: Dikritik Akibat Gunakan Properti China, Rating Joseon Exorcist Turun

SBS memutuskan menunda penayangan

Hal itu dilakukan SBS untuk melakukan penyuntingan terlebih dahulu pada beberapa bagian drama yang dianggap akan menimbulkan kontroversi.

Mereka juga berjanji menghapus bagian yang menjadi kontroversi dalam dua episode awal untuk penayangan ulang dan VOD.

"Mulai siaran episode 3 yang akan datang, kami akan sepenuhnya mengubah peran menjadi karakter fiksi yang sesuai untuk genre fiksi fantasi, dan kami akan mengedit atau merekam ulang bagian yang berpotensi bermasalah sebanyak mungkin," ucap mereka.

Muncul petisi penghentian penayangan

Joseon ExorcistSoompi Joseon Exorcist
Kontroversi drama ini sampai ke Blue House (istana Presiden). Petisi itu dibuat untuk menghapus Joseon Exorcist dari jadwal penayangan SBS.

"Jika drama tersebut dikategorikan sebagai fantasi, maka mereka seharusnya membuat karakter baru," bunyi petisi tersebut.

"Mereka menggunakan tokoh sejarah yang nyata. Jika penonton asing menonton drama ini, mereka akan berpikir bahwa penggambaran karakter era Joseon dalam drama itu nyata," tulis informasi dalam petisi.

Pernyataan dari Asosiasi Anggota Kerajaan Lee Jeonju

Masih belum reda, kali ini dari Asosiasi Keluarga Kerajaan Lee Jeonju telah mengeluarkan pernyataan yang meminta SBS untuk membatalkan penayangan Joseon Exorcist.

"Kami meminta pembatalan segera atas drama Joseon Exorcist yang mendistorsi sejarah dan budaya masyarakat Korea dan menunjukkan favoritisme terhadap Sejarah Timur Laut China," kata mereka.

Baca juga: Keluarga Kerajaan Menuntut Joseon Exorcist Berhenti Ditayangkan

SBS merilis pembatalan penayangan

Tidak butuh waktu lama, Jumat (26/3/2021) atau tiga hari setelah episode dua Joseon Exorcist tayang, SBS mengeluarkan pernyataan resmi penghentian penayangan.

"SBS mengakui beratnya situasi ini, dan akhirnya, kami telah mengambil keputusan untuk membatalkan Joseon Exorcist dan menghapus semua kontrak distribusi di luar negeri," kata SBS.

Pernyataan perusahaan produksi

Tak berselang lama setelah SBS merilis pernyataan, tim produksi dari YG Studioplex, Creative Works dan Lotte Culture Works merilis pernyataan bersama dan memastikan drama Joseon Exorcist berhenti tayang.

"Semua produksi terhenti. Kami mengakui beratnya situasi ini, dan kami akan melakukan yang terbaik untuk meminimalkan kerugian yang ditimbulkan pada semua staf dan afiliasi yang terkait dengan serial drama," kata mereka dalam pernyataannya.

Dihapus dari semua platform

Sejak diputuskan akan berhenti tayang, semua konten terkait Joseon Exorcist dihapus dari berbagai platform media sosial dan juga VOD di dalam atau di luar negeri.

"Semua kontrak distribusi luar negeri yang melibatkan Joseon Exorcist saat ini sedang dihentikan, dan semua platform streaming, baik domestik maupun luar negeri, untuk menghapus judul dari situs mereka hari ini," lanjut mereka.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X