Kompas.com - 16/03/2021, 17:38 WIB
Drummer grup band Slank, Bimbim saat ditemui di Peluncuran Slankopi di Trafique Coffee, Jalan Hang Tuah Raya, Jakarta Selatan, Sabtu (16/12/2017). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNGDrummer grup band Slank, Bimbim saat ditemui di Peluncuran Slankopi di Trafique Coffee, Jalan Hang Tuah Raya, Jakarta Selatan, Sabtu (16/12/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Drummer grup band Slank, Bimbim, sudah menduga lagu "Ku Tak Bisa" bakal meledak di pasaran saat dirilis pada 2004.

Aroma kesuksesan sudah tercium oleh Bimbim sejak ia menyerahkan demo lagu tersebut kepada Virgo, label distributor Slank saat itu.

Keyakinan Bimbim semakin bertambah setelah sang gitaris, Abdee Negara, merasakan hal yang sama sebelum perilisan album PLUR.

Baca juga: Jago Fisika, Indra Qadarsih: Kalau Enggak Dipanggil Bimbim, Gue Udah Jadi Einsten

"Abdee juga begitu dengar pertama sudah feeling. Kadang teori benar, kadang teori gagal. 'Ku Tak Bisa' termasuk lagu yang teorinya mungkin meledak," ucap Bimbim seperti dikutip Kompas.com dari video Slank Music, Selasa (16/3/2021).

Di balik teori-teori bagaimana sebuah lagu bisa sukses, Bimbim merasa kunci kesuksesan utama dari "Ku Tak Bisa" adalah pemberian nyawa dari vokalis, Kaka.

Kaka dianggap sukses memberikan sentuhan nyawa yang dibutuhkan oleh lagu "Ku Tak Bisa" sehingga bisa disukai semua orang.

Baca juga: So Goodbya Jadi Lagu Terlama yang Diciptakan Slank

"Tapi tetap sih intinya gimana kita memberi nyawa kepada sebuah lagu karena belum tentu teori liriknya bagus, nadanya indah, tapi sang penyanyi atau musisi/bandnya gagal memberi nyawa, put a magic into it," kata Bimbim.

Album PLUR sendiri merupakan salah satu album terbaik dari Slank.

Selain "Ku Tak Bisa", lagu-lagu seperti "Gossip Jalanan", "Juwita Malam", atau bahkan "Loe Harus Grak!!" menjadi hits di pasaran.

Nuansa rock n roll dan blues masih terasa kental dalam setiap aransemen lagu-lagu dalam album ini.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X