Kompas.com - 10/03/2021, 14:12 WIB
Artis peran dan sutradara film Mark Sungkar diabadikan di Hotel Kartika Chandra, Jakarta Selatan, Minggu (20/9/2015). KOMPAS.com/TRI SUSANTO SETIAWANArtis peran dan sutradara film Mark Sungkar diabadikan di Hotel Kartika Chandra, Jakarta Selatan, Minggu (20/9/2015).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kondisi aktor senior Mark Sungkar sebagai terdakwa kasus dugaan korupsi dana kegiatan Pelatnas Triathlon semakin menurun.

Mark dikabarkan menderita diare dan sakit pinggang selama 20 hari mendekam di tahanan.

Oleh karena itu, kuasa hukum Mark, Fahri Bachmid, mengajukan penangguhan penanganan terhadap kliennya tersebut.

Baca juga: Mark Sungkar Jawab Isu Rumah Tangga Retak gara-gara Terjerat Kasus Korupsi

"Soal penangguhan tahanan menjadi tahanan kota sudah kami ajukan secara resmi. Nanti dipertimbangkan. Semua persyaratan dan administrasi sudah kami ajukan kepada Majelis Hakim," ungkap Fahri dikutip dari kanal YouTube KH Infotainment, Rabu (10/3/2021).

Fahri tidak bisa memastikan kapan Majelis Hakim mengabulkan penangguhan penahanannya untuk Mark Sungkar.

Namun, ia berharap permohonan tersebut dapat dikabulkan.

Baca juga: Mark Sungkar Terjerat Kasus Korupsi, Kuasa Hukum Beri Penjelasan

"Karena kasihan juga kondisi Pak Mark yang sudah 73 tahun dalam kondisi tidak sehat. Semoga ada perhatian," kata Fahri Bachmid.

Sementara itu, Fahri memastikan hubungan Mark dengan istri dan anak-anaknya baik-baik saja.

"Komunikasi (anak-anak) lewat kami lancar-lancar saja. Istrinya juga sering jenguk, bawakan makanan buat Pak Mark," tutur Fahri.

Baca juga: Mark Sungkar Terjerat Kasus Korupsi, Didakwa Perkaya Diri Rp 399 Juta

Diberitakan sebelumnya, Mark Sungkar membuat dan mengajukan proposal kegiatan bertajuk 'Era Baru Triatlon Indonesia' ke Menpora dengan anggaran sebesar Rp 5,072 miliar di 2017.

Mark diduga mengkorupsi sisa uang Rp 399,7 juta dari kegiatan tersebut.

Aktor 73 tahun ini pun ditahan setelah berkas perkara di Polda Metro Jaya dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat.

Selain Mark, kasus tersebut menyeret beberapa nama lain seperti Andi Ameera Sayaka, Wahyu Hidayat, Eva Desiana hingga pihak korporasi The Cipaku Garden Hotel atas nama Luciana Wibowo.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X