Buat Terharu, Cara Minho SHINee Jelaskan Ketiadaan Jonghyun SHINee pada Anak Kecil

Kompas.com - 04/03/2021, 08:05 WIB
Member boyband K-pop SHINee Choi Minho Dok soompi.comMember boyband K-pop SHINee Choi Minho

JAKARTA, KOMPAS.com- Minho SHINee buat penggemar terharu setelah melihat bagaimana cara dia menjelaskan kepergian Jonghyun pada anak kecil yang menyadari kurangnya satu anggota di comeback mereka.

Sebagai bagian dari promosi lagu comeback mereka "Don't Call Me", SHINee merekam video spesial dengan ODG Studio.

Dalam video tersebut, anggota SHINee duduk dengan tamu anak-anak kecil dan bicara tentang karier KPop mereka.

Masing-masing dari anggota SHINee memiliki pengalaman unik ketika merekam video itu.

Seperti Key yang dipasangkan dengan anak laki-laki bernama Harang, yang mengalami momen starstruck ketika menyadari pria yang duduk di depannya adalah orang yang dilihatnya di televisi.

Harang langsung tahu nama Key karena Key muncul di program televisi Amazing Saturday.

Masing-masing anak itu juga diperlihatkan lagu debut SHINee "Noona You're So Pretty", "Lucifer" hingga "Ring Ding Dong" yang mendapat julukan "lagu terlarang SAT (ujian di Korea Selatan)" karena begitu mendengarkan, lagu itu akan terus terngiang di kepala.

Sampai ada bagian sedih dimana mereka memperlihatkan video "Good Evening", lagu comeback pertama SHINee dengan empat orang setelah Jonghyun meninggal dunia.

Salah satu anak menyadari ada anggota yang tidak ada dan mulai bertanya.

"Oh, ada satu orang hilang?" tanya Haeun penasaran.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X