Kompas.com - 26/02/2021, 14:20 WIB
Pelawak, Jarwo Kuat mengisi acara forum diskusi dalam rangkaian program Indonesia Satu di Studio Orange Kompas TV, Jakarta, Rabu (30/10/2013). Indonesia Satu merupakan program yang diluncurkan dalam rangka penyelenggaraan Pemilu tahun depan. KOMPAS IMAGES / VITALIS YOGI TRISNAPelawak, Jarwo Kuat mengisi acara forum diskusi dalam rangkaian program Indonesia Satu di Studio Orange Kompas TV, Jakarta, Rabu (30/10/2013). Indonesia Satu merupakan program yang diluncurkan dalam rangka penyelenggaraan Pemilu tahun depan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Komedian Jarwo Kwat pernah merasakan pasang surutnya kehidupan sebagai seorang pelawak.

Masa-masa suram kehidupan Jarwo Kwat berlangsung pada tahun 1997-1998.

"Itu di saat-saat krismon 97-98, waktu Pak Harto jatuh dari presiden," kata Jarwo seperti dikutip Kompas.com dari video Abang Narji, Jumat (26/2/2021).

Pada masa-masa tersebut semua harga barang dan kebutuhan pokok seketika naik drastis.

Baca juga: Jarwo Kuat Jelaskan Asal-usul Nama Belakangnya

Jarwo Kwat bahkan harus rela menjual perabotan-perabotan rumah tangganya demi menyambung kehidupan.

"Pas krismon dulu itu kita job sampai habis semuanya, harga-harga barang naik, kebutuhan pokok naik, itu gue sampai jual perabot. Sampai yang namanya kursi, sofa, tv di rumah gue jualin cuma buat makan, Ji," kenang Jarwo.

Jarwo Kwat mengalami pahitnya kehidupan lantaran ia tak memiliki tabungan cadangan yang bisa digunakan saat menghadapi krisis moneter.

Dari kejadian tersebut Jarwo Kwat belajar bahwa profesinya sebagai seniman komedi bisa naik dan turun kapan saja.

Baca juga: Ingin Tarik Minat Anak Muda, Jarwo Kwat: Seni Budaya Harusnya Menyesuaikan Zaman

Oleh sebab itu, ia harus memiliki sebuah tabungan untuk berjaga-jaga jika kariernya suatu saat mulai meredup.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X