Kompas.com - 24/02/2021, 11:45 WIB
Komedian Sule menjadi tamu di kanal YouTube Ayu Dewi, MrsAyuDewi. YouTube MrsAyuDewiKomedian Sule menjadi tamu di kanal YouTube Ayu Dewi, MrsAyuDewi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kewajiban menggunakan masker saat tampil di televisi oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) guna mencegah Covid-19 menjadi polemik di kalangan artis.

Polemik itu muncul lantaran KPI tak pernah menyentuh area sinetron.

Dari sinilah beberapa artis yang memiliki acara bersuara hingga menimbulkan perdebatan.

Baca juga: Perdebatan KPI, Deddy Corbuzier, dan Dr Tirta soal Polemik Prokes di TV

Komedian Sule tentunya menyoroti hal tersebut dan mencurahkan hal yang dialaminya selama malawak menggunakan masker.

Lewat kanal YouTubenya, Sule Channel, Kompas.com merangkumnya sebagai berikut.

1. Sulitnya melawak menggunakan masker

Sule mengaku begitu sulit saat melawak menggunakan masker.

Pasalnya, melawak membutuhkan ekspresi agar para penonton dapat terhibur.

Baca juga: Deddy Corbuzier Diminta Jadi Duta KPI untuk Kepatuhan Prokes di TV

“Sedangkan kita kalau pakai masker, pelawak slapstick itu kan,” kata Sule dikutip Kompas.com melalui kanal YouTube-nya, Selasa (23/2/2021).

“Karena kalau kita di studio, pelawak itu kan butuh ekspresi, butuh muka ekspresi, (ini) enggak kelihatan apa-apa,” tambah Sule.

2. Tak mau terlalu ikut campur soal penerapan aturan

Kendati begitu, ayah Rizky Febian ini tak mau mempersoalkannya. Sule hanya mengikuti prosedur yang ada.

Baca juga: KPI Akui Sedang Meramu Formula Aturan untuk Sinetron Televisi

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X