Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mauli Bulung, Film Kolaborasi Kemenparekraf dan Temata yang Kisahkan Adat Istiadat Danau Toba

Kompas.com - 23/02/2021, 20:03 WIB
Cynthia Lova,
Andika Aditia

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah sukses produksi film KADET 1947, Temata akan memproduksi film Mauli Bulung. Film ini ditargetkan tayang pada Desember 2021 ini.

Film ini merupakan naskah terbaik keluaran program masterclass pengembangan skenario Film dan TV yang digelar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI) "SCENE 2020" pada Oktober 2020 lalu.

Direktur Produksi Film dan Serial Temata Studios Rahabi Mandra mengatakan, memilih film Mauli Bulung untuk mengangkat masalah adat- istiadat di kawasan Danau Toba.

Lewat cerita di film Mauli Bulung ini, Kemenparekraf RI berharap bisa mengekspos keindahan Danau Toba.

Baca juga: Kemenparekraf dan APMI Hadirkan Acara Akhir Tahun CMEW

“Hal ini sejalan dengan misi Kemenparekraf untuk menjadikan Danau Toba sebagai salah satu 10 Destinasi baru,” ujar Rahabi seperti dikutip dalam press release yang diterima Kompas.com, Selasa (23/2/2021).

Film ini bercerita tentang sosok laki-laki muda bernama Kevin yang baru saja ditinggalkan nenek tercintanya wafat.

Skenario film ini ditulis penulis asal Medan, Dr. Immanuel Gintings. Sementara, pemeran utama film ini adalah Teuku Rifnu Wikana, yang pernah membintangi Night Bus yang juga digarap Rahabi Mandra sebagai penulis skenario, dan memenangkan enam penghargaan di ajang Festival Film Indonesia 2017.

Menariknya dalam film ini, kepergian neneknya malah dianggap menjadi kematian paling diidam-idamkan dalam tradisi Batak.

Baca juga: Wishnutama Sebut Kemenparekraf Siapkan Protokol untuk Industri Perfilman di Tengah Pandemi Corona

Kematian itu disebut dengan saur matua mauli bulung, yaitu saat sosok tertua yang ada di keluarga meninggal duluan dari anak dan cucunya yang sudah menikah.

Menurut tradisi Batak, kematian ini tidak boleh ditangisi, melainkan harus dirayakan dengan keluarga besar.

Di balik peristiwa ini nantinya akan terungkap berbagai konflik antara Kevin dan keluarganya saat melepaskan kepergian nenek tercinta.

Direktur Industri Kreatif Film, Televisi, dan Animasi Kemenparekraf Syaifullah Agam menjelaskan alasannya berkolaborasi dengan Temata menggarap film Mauli Bulung tersebut untuk merekam jejak Temata dalam memproduksi film.

Baca juga: Pekerja Seni Kena Imbas Wabah Covid-19, Anang Desak Kemenparekraf Buat Terobosan

Visi dan misi rumah Temata menyuarakan kebhinekaan akan menjadi kekuatan dalam film yang diproduksinya nanti.

“Kolaborasi ini kami harapkan dapat menjadi pendorong diproduksinya film dan konten yang mengangkat kearifan lokal Indonesia, lebih banyak lagi,” ungkap Syaifullah.

Menurut Founder dan Chief Executive Officer Temata Studios, Tesadesrada Ryza, banyak nilai-nilai baik dari kearifan lokal yang dikutip melalui cerita-cerita asli daerah di Indonesia yang dapat memberikan inspirasi positif kepada masyarakat luas.

Dengan adanya film tersebut diharapkan masyarakat bisa lebih mengenal budaya dan adat-istiadat daerah lain. Selain itu, bisa mendorong potensi pariwisata.

Baca juga: Kemenparekraf Sosialisasikan Protokol CHSE untuk Pendakian Gunung

“Inilah yang jadi spirit Temata untuk menuangkan cerita daerah lewat medium audio visual yang dikemas dengan lebih menarik, agar dapat menginspirasi khususnya generasi muda untuk lebih mengenal keragaman budaya yang ada di Indonesia," ungkap dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Inside Out 2 Jadi Film dengan Pendapatan Pembuka Terbesar 2024

Inside Out 2 Jadi Film dengan Pendapatan Pembuka Terbesar 2024

Film
Sinopsis Film Danny the Dog (Unleashed), Jet Li Jadi Tukang Pukul Rentenir

Sinopsis Film Danny the Dog (Unleashed), Jet Li Jadi Tukang Pukul Rentenir

Film
Daddio, Film Baru Sean Penn dan Dakota Johnson Segera Tayang di Indonesia

Daddio, Film Baru Sean Penn dan Dakota Johnson Segera Tayang di Indonesia

Film
Dua DJ asal Indonesia Tampil di Festival Musik IT’S THE SHIP Bareng Yellow Claw, Manggung di Atas Kapal Pesiar Menuju Busan dan Nagasaki

Dua DJ asal Indonesia Tampil di Festival Musik IT’S THE SHIP Bareng Yellow Claw, Manggung di Atas Kapal Pesiar Menuju Busan dan Nagasaki

Musik
Respons Ruben Onsu Usai Gugat Cerai Sarwendah

Respons Ruben Onsu Usai Gugat Cerai Sarwendah

Seleb
Sinopsis Film Enter the Fat Dragon, Donnie Yen Jadi Polisi Gendut Jago Bela Diri

Sinopsis Film Enter the Fat Dragon, Donnie Yen Jadi Polisi Gendut Jago Bela Diri

Film
Konser Lay Zhang di Indonesia Batal Digelar

Konser Lay Zhang di Indonesia Batal Digelar

Musik
Joko Anwar Ingin Nightmares and Daydreams Bisa Dikembangkan di Berbagai Negara

Joko Anwar Ingin Nightmares and Daydreams Bisa Dikembangkan di Berbagai Negara

Film
Adegan ini Bikin Donny Alamsyah Tertarik Main Film Sengkolo Malam Satu Suro

Adegan ini Bikin Donny Alamsyah Tertarik Main Film Sengkolo Malam Satu Suro

Film
Apa Arti dari Lambang Segitiga di Nightmares and Daydreams?

Apa Arti dari Lambang Segitiga di Nightmares and Daydreams?

Film
Joe Alwyn Buka Suara soal Kandasnya Hubungan dengan Taylor Swift

Joe Alwyn Buka Suara soal Kandasnya Hubungan dengan Taylor Swift

Seleb
Acara Seribu Pelukan Jin BTS Tuai Reaksi Beragam, Tangis hingga Laporan Polisi

Acara Seribu Pelukan Jin BTS Tuai Reaksi Beragam, Tangis hingga Laporan Polisi

K-Wave
Puji Kejujuran Penggemar Usia 19 Tahun yang Ngaku Ingin Punya Banyak Uang, B.I: Aku Juga Mau

Puji Kejujuran Penggemar Usia 19 Tahun yang Ngaku Ingin Punya Banyak Uang, B.I: Aku Juga Mau

K-Wave
Sering Turun Panggung, Intip Momen Seru B.I dan Penggemar di Konser HYPE UP Jakarta

Sering Turun Panggung, Intip Momen Seru B.I dan Penggemar di Konser HYPE UP Jakarta

K-Wave
Konser Berlangsung 3 Jam hingga Izinkan Penggemar Pulang Duluan, B.I : Enggak Ada yang Mau Pulang?

Konser Berlangsung 3 Jam hingga Izinkan Penggemar Pulang Duluan, B.I : Enggak Ada yang Mau Pulang?

K-Wave
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com