Kompas.com - 28/01/2021, 09:30 WIB
Artis Tya Ariestya bicara soal diet yang dijalaninya YouTube Rio MotretArtis Tya Ariestya bicara soal diet yang dijalaninya
Penulis Firda Janati
|
Editor Kistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Tya Ariestya menjadi salah satu selebritas yang sukses dalam menjalani diet hingga berhasil menurunkan berat badannya.

Tya mulai berdiet pada bulan Agustus 2020 dan tanpa olahraga yang menyiksa. Dia berhasil menurunkan berat badannya sebanyak 25 kilogram.

Berbincang dengan fotografer Rio Motret, Tya mengakui tak sehat jasmani dan rohani saat masih berbobot 74 kilogram.

Baca juga: Transformasi Tya Ariestya Berhasil Turunkan Berat Badan 23 Kg dalam 4 Bulan

Di kesempatan itu, Tya juga menekankan adanya motivasi dari dalam diri ketika ingin melakukan diet.

Berikut rangkuman Kompas.com.

Tak sehat jasmani dan rohani

Tya mengaku tak sehat jasmani dan rohani ketika memiliki bobot tubuh yang berlebih, mencapai 74 kilogram.

"Enggak sehat rohaninya adalah mental kita secara psikologis, secara tidak sadar, kita itu kayak 'enggak apa-apa' tapi sebenernya itu ganggu, kita nyari baju enggak ada yang muat," tutur Tya.

Baca juga: Tya Ariestya Akui Tak Sehat Jasmani dan Rohani Saat Berbobot 74 Kilogram

Ucapan orang yang menyinggung bentuk fisik dan berat badan juga bisa membuat sedih atau tersinggung.

Suami menerima apa adanya

Bukan karena disuruh suami berdiet, artis berusia 37 tahun ini memutuskan menurunkan berat badan karena ingin hidup sehat.

"Kalau ditanya, 'kamu pasti enggak senang ya waktu aku gendut', dia pasti selalu bilang 'aku enggak peduli sih mau kamu kurus atau gendut'," kata Tya.

Baca juga: Tya Ariestya: Suami Enggak Peduli Mau Aku Kurus atau Gemuk

Tya melanjutkan, sang suami menerimanya apa adanya sejak memilihnya sebagai pendamping hidup.

Alasan dilarang olahraga

Selama berdiet, Tya tidak melakukan olahraga berat. Dia hanya rutin berjalan kaki secara santai selama 45 menit setiap harinya.

Tya menjelaskan olahraga biasanya akan mempengaruhi masa otot yang akan membuat berat badan bertambah.

Baca juga: Tya Ariestya Jelaskan Alasan Dilarang Olahraga Selama Diet

"Sementara kita defisit kalori, nah kalau misalnya kalorinya defisit terus olahraganya ditambah, kalori yang terbuang semakin banyak," tuturnya.

Tya menuturkan, semakin banyak kalori yang terbuang maka tubuh akan semakin membutuhkan energi yang banyak hingga jadi cepat lapar.

Motivasi Tya Ariestya

Tya mengungkapkan motivasi pertamanya untuk menurunkan berat badan adalah karena masalah kesehatan. Dia mengakui kakinya sering terasa sakit karena asam urat.

Baca juga: Motivasi Tya Ariestya Berhasil Turunkan Berat Badan 25 Kilogram

Kedua, Tya mengaku setiap bangun tidur badannya terasa pegal seperti setelah olahraga lari maraton.

"Yang ketiga gue minta fotoin, 'eh gue mau diet' bilang sama asisten, tolong fotoin, pakai kemben pakai celana legging, foto dari depan, samping kiri kanan, belakang," ujar Tya.

Melihat foto dirinya sendiri, ibu dua anak ini langsung berteriak seakan tak percaya dengan badannya yang saat itu berbobot 74 kilogram.

"Gue ngerasa, oh kasihan banget ya suami gue setiap hari ngeliat badan gue yang begini, sedih," ucapnya.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X