Saat Ayah Isyana Sarasvati dan Rara Sekar Berbagi Pengalaman sebagai Orangtua dan Pengamat

Kompas.com - 21/01/2021, 11:26 WIB
Isyana Sarasvati menceritakan kisah perjalanan kariernya bisa menjadi seorang musisi seperti sekarang ini. YouTube Merry RianaIsyana Sarasvati menceritakan kisah perjalanan kariernya bisa menjadi seorang musisi seperti sekarang ini.

"Isyana itu sedikit lebih banyak takut pada orang. Jadi, ketika ada orang tuh ekspresinya menarik diri. Wajahnya tuh selalu 'orang asing, menghindar, menghindar'," ujar Sapta.

3. Orangtua harus ikuti perkembangan jiwa dan perilaku anak

Bagi Sapta, orangtua tak bisa hanya memenuhi kebutuhan yang berwujud konkrit.

Baca juga: Ayah Ungkap Perbedaan Isyana Sarasvati dan Rara Sekar Saat Kecil

"Teori sebagai orangtua adalah membesarkan anak dengan tidak hanya dengan memberikan kebutuhan fisik, materi, dan pendidikan. Tetapi juga mengikuti perkembangan kejiwaan, perilaku," ucap Sapta Dwikardana.

Mengamati anak itu harus pula dilakukan oleh orangtua langsung. Tak bisa pengamatan dititipkan ke guru, psikolog, atau konselor.

"Sekali kita tidak berhasil menangkap pada waktu kecil, maka kita akan mengalami kebingungan-kebingungan terus-menerus melihat pertumbuhan anak. Padahal sebetulnya sejak awal sudah dikasih lihat," kata Sapta.

4. Beri ruang bebas karena orangtua tak selalu benar

Kata Sapta, anak kecil tentu belum punya pemahaman untuk menentukan baik buruk, benar salah suatu hal, dan sebagainya.

Baca juga: Behaviour Analyst, Ayah Isyana Sarasvati dan Rara Sekar Jelaskan Pentingnya Orangtua Mengamati

Itulah yang menjadi kewajiban orangtua untuk mendefinisikannya.

Namun, sebagai orangtua kita sudah banyak distorsi dari pengalaman-pengalaman yang dilewati.

"Artinya kita bisa mendefinisikan sesuatu berdasarkan kita, belum tentu benar, karena kita ada di dunia yang mungkin berbeda dan seterusnya," jelas Sapta.

Oleh karena itu, Sapta berujar orangtua membantu mendefinisikan tentang kehidupan secara mendasar.

Baca juga: Lirik dan Chord Lagu Nada Cinta dari Album Paradox Isyana Sarasvati

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X