Kompas.com - 05/01/2021, 08:43 WIB
Michael Yukinobu de Fretes setelah menjalani pemeriksaan kasus video syur 19 detik di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Senin (4/1/2021). KOMPAS.com/Revi C Rantung Michael Yukinobu de Fretes setelah menjalani pemeriksaan kasus video syur 19 detik di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Senin (4/1/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com- Tersangka kasus video syur, Michael Yukinobu de Fretes menyatakan penyesalan atas kasus yang menimpanya.

Hal itu disampaikan Michael  atau yang akrab disapa Nobu usai diperiksa hampir 12 jam sebagai tersangka kasus video syur di Polda Metro Jaya.

Baca juga: Michael Yukinobu de Fretes: Saya Benar-benar Menyesal dan Minta Maaf

“Saya benar-benar menyesal atas semua yang saya lakukan. Ini hukuman dari Tuhan pada saya, saya mohon dukungan doa dan benar-benar minta maaf,” kata Nobu usai pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Senin (4/1/2021) malam.

Selebihnya, Nobu tak membeberkan berkait hasil pemeriksaan oleh tim penyidik.

Nobu langsung bergegas masuk ke dalam mobil.

Baca juga: 11 Jam Diperiksa, Michael Yukinobu de Fretes Belum Keluar dari Polda Metro

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain Nobu, kasus ini juga menyeret penyanyi Gisel Anastasia sebagai tersangka.

Namun, Gisel yang seharusnya dipanggil pada hari yang sama tidak bisa hadir lantaran menjemput sang anak.

Melalui kuasa hukumnya, Gisel memberikan surat batal hadir pemeriksaan.

Baca juga: Alasan Gisel Tak Hadir dalam Pemeriksaan Kasus Video Syur

Polisi pun akhirnya menjadwalkan ulang pemanggilan Gisel pada 8 Januari mendatang.

“Saudari GA belum lama pengacaranya memberikan surat yang bersangkutan hari ini enggak bisa hadir dengan alasan menjemput anaknya yang pulang dari Bali dan juga ada beberapa hal yang disampaikan,” ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus.

Sebelumnya, video syur Gisel dan Michael Yukinobu de Fretes yang berdurasi 19 detik tersebar di dunia maya.

Tersebarnya video tersebut kemudian dilaporkan ke polisi. Polisi telah menangkap penyebar video tersebut. Namun, bukan penyebar pertama.

Sementara itu, Gisel Anastasia dan Michael Yukinobu de Fretes yang ada di dalam video tersebut ditetapkan sebagai tersangka.

Gisel mengaku merekam video tersebut di sebuah hotel di Medan pada tahun 2017.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X