Tak Terima Diputus Bersalah Lakukan Wanprestasi, Jefri Nichol Ajukan Banding

Kompas.com - 28/12/2020, 11:10 WIB
Jefri Nichol saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2020) KOMPAS.com/ MELVINA TIONARDUSJefri Nichol saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Aktor Jefri Nichol melalui kuasa hukumnya, Aris Marasabessy, mengajukan banding atas putusan hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan mengenai kasus wanprestasi.

"Pada Rabu, 23 Desember 2020, kami kuasa hukum Jefri Nichol telah mengajukan banding terhadap putusan nomor 171/Pdt.G/2020/PN.JKT.SEL," ujar Aris saat dihubungi wartawan, Senin (28/12/2020).

Kepada Aris, Jefri Nichol merasa ada kekeliruan dalam putusan kasus wanprestasi yang dibacakan majelis hakim PN Jakarta Selatan pada 16 Desember 2020.

Baca juga: Dinyatakan Bersalah dalam Kasus Wanprestasi, Jefri Nichol Harus Bayar Rp 4,2 M

"Menurut klien kami, putusan adalah keliru, baik di dalam pertumbuhan maupun pada amar putusan," kata Aris.

Sementara Aris yang bertindak sebagai kuasa hukumnya merasa putusan tersebut tidak mencerminkan rasa keadilan terhadap kliennya.

"Karena banyak sekali bukti yang esensial, yang dihadirkan dalam persidangan, tidak dipertimbangkan dengan baik," ujar Aris.

Baca juga: Harus Ganti Rugi Rp 4,2 Miliar, Jefri Nichol Bakal Ajukan Banding?

Walaupun begitu, kata Aris, Jefri Nichol tetap membuka pintu damai terhadap PT Falcon Pictures selaku penggugat atas kasus wanprestasi ini.

"Selama belum ada perdamaian, maka upaya hukum (banding) tetap akan dijalankan sebagaimana mestinya," ujar Aris.

Sebagai informasi, majelis hakim PN Jakarta Selatan menyatakan Jefri Nichol terbukti bersalah melakukan wanprestasi dan harus membayar ganti rugi Rp 4,2 miliar.

Baca juga: Merasa Tak Ada Panggilan Syuting, Jefri Nichol Kecewa Diminta Ganti Rugi Rp 4,2 Miliar

Diberitakan sebelumnya, rumah produksi Falcon Pictures menggugat Jefri Nichol atas kasus dugaan wanprestasi.

Perkara tersebut terdaftar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada 24 Februari 2020 dengan 171/Pdt.G/2020 dengan nilai gugatan Rp 4,2 miliar.

Dalam kasus ini pihak Falcon Pictures menduga Jefri Nichol melanggar kontrak film.

Selain Jefri Nichol, nama ibunda dan sang manajer juga turut dicantumkan sebagai tergugat atas kasus wanprestasi ini.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X