Kompas.com - 14/12/2020, 12:44 WIB
Tedy Pardiyana saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (10/2/2020). KOMPAS.com/IRA GITATedy Pardiyana saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (10/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Polemik mengenai harta warisan mendiang Lina Jubaedah terus bergulir antara Tedy Pardiyana dan anak-anak Sule.

Kuasa hukum Tedy, Ali Nurdin, menyebut bahwa klien dan anaknya yang masuk ke dalam daftar ahli waris belum mendapatkan haknya.

"Ini ada kasus permasalahan di mana satu peninggalan belum dibagi, bukan (harta) gana gini sebetulnya," ujar Ali Nurdin, dikutip dari kanal YouTube KH Infotainment, Senin (14/12/2020).

Baca juga: Kuasa Hukum Teddy Sebut Kliennya Permasalahkan Harta Warisan Lina Jubaedah

Ali Nurdin menuturkan awalnya peninggalan atau harta warisan dari mendiang Lina dipegang penuh oleh Tedy, sebagai suami sah.

"Pada saat kejadian meninggal itu, itu aset berupa sertifikat dan peninggalan itu dikuasai oleh saudara Tedy," tutur Ali Nurdin.

Namun, Ali Nurdin menyebut Tedy tak ingin memegang sendiri peninggalan mendiang istrinya.

Baca juga: Cerita Tedy Pardiyana soal Putri Delina yang Sayang pada Adik Tirinya

Sebab itu, Teddy mengajak Putri Delina yang merupakan anak Lina dan Sule, untuk menyimpan bersama.

"Dia (Teddy) mengajak saudari Putri untuk menyimpan peninggalan itu di salah satu bank swasta di Bandung," tutur Ali Nurdin.

Ali Nurdin mengatakan, permasalahan muncul ketika kliennya tidak mengetahui bahwa peninggalan dari mendiang istrinya itu telah diambil.

Baca juga: 3 Komentar Pedas Sule soal Teddy Pardiyana yang Sebut Anaknya Sudah Tidak Diperhatikan

"Tanpa sepengetahuan, si itu (Putri) ngambil ke sana. Setelah diambil itu baru bilang bahwa itu sudah diambil. Seharusnya tidak boleh," ujarnya.

"Kalau memang menyimpan berdua. Itikad baik berdua, harusnya memang saat diambil harusnya berdua juga. Karena kedua orang ini sama-sama menjadi ahli waris dari almarhum," kata Ali Nurdin lagi.

Sebelumnya, Ali Nurdin telah mengklarifikasi bahwa yang dipermasalahkan kliennya, Tedy, bukan harga gano-gini, melainkan harta warisan peninggalan Lina Jubaedah.

Ali Nurdin juga menyebut permasalahan harta warisan ini tidak berhubungan dengan Sule, yang bukan termasuk ahli waris karena sudah putus hubungan sebagai mantan suami mendiang Lina Jubaedah.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X