Kabar Duka, Drummer Didiet Protonema Meninggal Dunia

Kompas.com - 26/11/2020, 20:42 WIB
Penabuh drum Protonema, Didiet. Instagram @ari_lasso.Penabuh drum Protonema, Didiet.

JAKARTA, KOMPAS.com - Didiet Nugraha, drummer band Protonema yang populer di era 1990-an meninggal dunia.

Hal itu diumumkan oleh Penyanyi Ari Lasso melalui unggahan media sosial Instagram-nya. Dalam unggahannya, Ari Lasso mengenang kebersamaannya dengan Didiet saat mereka satu panggung.

Baca juga: Bukan Vokalis, Andre Taulany Awalnya Drummer Stinky

Pasalnya Didiet beberapa kali mendampingi Ari Lasso di atas panggung.

"Telah Berpulang 'Didieth (Protonema)' drummer 'Arilasso Band' sejak formasi 1 (2001) sampai tahun 2013. Jaman-jaman tour Indonesia berbulan-bulan gak pulang. Temen main PS n salah satu teman paling kocak," tulis Ari Lasso dalam postingannya yang dikutip Kompas.com, Kamis (26/11/2020).

Ari juga menyisipkan doa untuk Didiet agar di tempatkan di sisi Tuhan dan mendoakan keluarga yang ditinggalkan Didiet diberikan kekuatan.

Juri Indonesia Idol ini juga mengucapkan rasa rindunya terhadap teman baiknya itu.

Baca juga: 4 Fakta Tertangkapnya Eks Drummer BIP, Jaka Hidayat karena Narkoba

"Selamat jalan Ngok...Tuhan memberi tempat terbaik buat mu. Kenangan kita akan kekal dalam ingatan dan hati. Semoga semua keluarga diberi kekuatan. So long dieth, u will be missed," lanjutnya.

Protonema adalah band asal Bandung yang terbentuk tahun 1989. Protonema beranggotakan Doddy (bass), Gun Gun (keyboard), Didiet (drum), dan Sidik (gitar) yang merupakan teman SMA di SMA 10 Bandung.

Protonema pertama kali tampil sebagai band dalam acara pentas seni di sekolah-sekolah. Saat itu mereka belum memiliki vokalis dan keyboardis tetap. Baru pada saat mereka mengikuti sebuah festival band, mereka menemukan vokalis yang merangkap sebagai perkusi, Ozie.

Baca juga: Eks Drummer BIP, Jaka Hidayat, Positif Metamfetamin

Protonema kemudian rajin manggung di beberapa kafe-kafe di Bandung seperti Bumi Sangkuriang, O'Hara, tavern Fame dan Laga. Mereka juga pernah menjadi home band radio OZ Bandung dalam acara Pub On The Air dan acara Music Cafe milik radio Ardan.

Setelah cukup punya nama di Bandung, mereka mulai merambah Jakarta. Tahun 1993 Protonema dikontrak Hard Rock Cafe untuk mengisi acara mingguan Sunday Special dan di Hard Rock Cafe Bali selama 1 bulan. Selama tahun 1993-1994 Protonema wira-wiri di berbagai radio dan pensi-pensi bergengsi lainnya di Jakarta.

Protonema akhirnya debut merilis album pada 1996, bersamaan dengan pamor mereka yang melejit usai bergabung dengan acara Pesta Pelajar kala itu.

Baca juga: Eks Drummer BIP Ditangkap, Polisi Sita Barang Bukti Sabu-sabu

Band tersebut tercatat telah menghasilkan tiga album di bawah naungan Aquarius Musikindo yang juga menaungi Ari Lasso, yaitu Protonema pada 1996, November pada 1997, dan Pilihan Pertama pada 2000.

Band Protonema terakhir kali beraktivitas pada 2008, sebelum vokalis utama mereka, Micko meninggal dunia karena serangan jantung. Sejak saat itu, band ini tak pernah kembali ke dunia musik rock lagi.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X