Nikita Mirzani Kesal Elza Syarief 2 Kali Mangkir dari Panggilan Kepolisian

Kompas.com - 25/11/2020, 21:26 WIB
Nikita Mirzani saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (12/2/2020). KOMPAS.com/IRA GITANikita Mirzani saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (12/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Perseteruan antara Nikita Mirzani dan Elza Syarief masih berlangsung sengit.

Nikita Mirzani kembali mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan untuk mengecek status laporannya terhadap Elza Syarief.

Diketahui, Elza Syarief kembali mangkir dari panggilan dengan alasan sakit.

"Itu ngecek kasus yang Niki jadi pelapor, bukan terlapor, untuk Elza Syarief. Mau tanya kenapa kok kendalanya lama, ternyata Elza selalu ngasih surat kalau dia sakit, nyatanya dia kan preskon terus," kata Niki saat ditemui di Jakarta Selatan, Rabu (25/11/2020).

Baca juga: Nikita Mirzani Akui Pernah Berpacaran dengan Gofar Hilman

Nikita Mirzani berharap Elza Syarief akan dipanggil paksa oleh kepolisian karena selalu mangkir dari pemanggilan.

"Ya kan proses kan kalau memang dipanggil kedua tidak datang kan. Dipanggil paksa. Ya mudah-mudahan dia enggak datang biar rada paksaan gitu, he he," ucap Niki.

Meski kepolisian kesulitan menghadirkan Elza Syarief, Nikita Mirzani tak sanksi dengan kinerja Polres Metro Jakarta Selatan.

Ibu tiga anak ini sadar bahwa setiap kasus harus dijalankan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

Baca juga: Nikita Mirzani Akui Pernah Berpacaran dengan Gofar Hilman

"Tapi Polres Jaksel sudah melakukan yang terbaik. Buat gue ya itu secara pribadi dari saksi semua sudah datang, tinggal Elza Syarief-nya aja yang belum datang," kata Niki.

Perseteruan Nikita dan Elza diawali di Hotman Paris Show pada 2019.

Elza Syarief yang kala itu menjadi bintang tamu, menyebut Nikita sebagai informan atau 'cepu polisi' yang kebal hukum.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X