JAKARTA, KOMPAS.com - Kill the Messenger merupakan film bertema kriminal hasil kolaborasi sutradara Michael Cuesta dengan penulis naskah Peter Landesman.
Film yang dirilis pada 2014 ini diadaptasi dari buku berjudul sama karangan Nick Schou dan buku Dark Alliance karya Gary Webb.
Kisahnya berfokus pada keterlibatan CIA dalam perdagangan kokain Contra.
Cerita film Kill the Messenger bermula saat reporter San Jose Mercury News, Gary Webb (Jeremy Renner), mewawancarai pengedar narkoba bernama Ronny Quail (Robert Patrick).
Baca juga: Sinopsis Film Drug War, Kerjasama Polisi dan Narapidana Membongkar Sindikat Narkoba
Ronny marah karena pemerintah memberlakukan hukum penyitaan aset sipil atas rumahnya, bahkan setelah dia dibebaskan.
Artikel Gary terkait kasus Ronny ini menarik perhatian seorang wanita bernama Coral (Paz Vega).
Rupanya, Coral juga ingin membicarakan sesuatu yang lebih besar dengan Gary.
Mereka berdua pun akhirnya bertemu dan Coral mengatakan kalau dirinya memiliki bukti penjualan kokain di Amerika yang disponsori pemerintah.
Baca juga: Sinopsis Film Knight and Day, Terjebak dalam Pelarian Agen Rahasia
Coral memberi Gary transkrip kesaksian dewan juri yang secara tak sengaja diberikan ke pacarnya, seorang tersangka pengedar narkoba.
Setelah Gary mengungkapkan kepada jaksa penuntut kalau ia memiliki transkrip itu, pemerintah membatalkan tuntutan terhadap pacar Coral.
Hal ini dilakukan untuk melindungi saksi utama mereka, Oscar Danilo Blandón (Yul Vazquez).
Masih penasaran dengan kasus itu, Gary memutuskan untuk mencari tahu tentang Oscar lebih jauh.
Baca juga: Sinopsis Shot Caller, Transformasi Pria Kaya jadi Gangster Penjara
Ia kemudian menemukan kasus Rick Ross (Michael K. Williams) yang tertunda dan mengetahui kalau Oscar hanyalah informan bayaran.
Berbekal pengetahuan itu, pengacara Ross menarik kesimpulan kalau Oscar terlibat dalam konspirasi besar.
Berkat bantuan CIA, Oscar dan mitranya bisa menyelundupkan kokain ke Amerika.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.