Kompas.com - 20/11/2020, 09:16 WIB
Komika Soleh Solihun diabadikan di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis (12/7/2018). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG Komika Soleh Solihun diabadikan di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis (12/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Komika sekaligus artis peran Soleh Solihun berkomentar terkait putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar terhadap drummer Superman Is Dead (SID) Jerinx.

Jerinx divonis 1 tahun 2 bulan penjara lantaran ucapannya yang menyebut "IDI Kacung WHO".

Melalui akun Instagram-nya dikutip Kompas.com pada Jumat (20/11/2020), Soleh secara pribadi tidak sepakat dengan ucapan Jerinx.

Baca juga: 4 Fakta Sidang Vonis Jerinx, Terbukti dan Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan

"Saya tak sepakat dengan keyakinan @jrxsid soal teori konspirasi elit global di balik pandemi ini. Saya tak sepakat dengan pendapat dia soal IDI," tulis Soleh pada akunnya @solehsolihun.

Soleh melanjutkan, ia juga tidak sepakat dengan cara drummer bergaya nyentrik tersebut ketika menyampaikan pendapat.

Soleh menilai, Jerinx selalu menggunakan kalimat kasar dan menyerang orang lain yang tak sependapat. Bahkan, memaksakan orang untuk sepaham dengannya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Hal yang Memberatkan Vonis Jerinx, Buat Dokter Tidak Nyaman hingga Protes Sidang Digelar Online

"Pernyataan dia sering menyebalkan. Sering juga menggelikan," tulis Soleh.

"Tapi ya gak harus dimasukin ke penjara juga, sih. Nanti malah bikin dia makin merasa benar. Nanti pengikutnya jadi menganggap dia pahlawan. Padahal, kan dia sudah bilang di lagu bahwa dia bukan pahlawan. Hehehe," sambung Soleh.

Dalam akhir unggahan yang memuat foto bersama pemilik nama lengkap I Gede Ari Astina itu, Soleh menuliskan kalimat "Bebaskan JRX."

Baca juga: Divonis 1 Tahun 2 Bulan, Jerinx Dianggap Terbukti Lakukan Ujaran Kebencian Sebut Idi Kacung WHO

Sebagai informasi, vonis yang diterima Jerinx lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut tiga tahun penjara.

Dalam persidangan, majelis hakim menilai Jerinx terbukti bersalah dan melanggar Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 ayat 2 Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Soleh Solihun (@solehsolihun)


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X