Kompas.com - 13/11/2020, 11:29 WIB
Ilustrasi Disneyland Hong Kong. SHUTTERSTOCKIlustrasi Disneyland Hong Kong.

KOMPAS.com - Disneyland dikabarkan akan tetap tutup hingga 2021.

Ada banyak pembahasan dari CEO Walt Disney, Bob Chapek, dan lainnya tentang tutupnya taman tersebut menghadirkan rintangan dalam bisnis.

Faktanya, Disney mengalami kerugian 6,9 miliar dollar AS (Rp 97 triliun) karena penutupan selama pandemi virus corona ini.

Secara khusus, perusahaan mempermasalahkan sikap California dalam izin membuka kembali taman.

Baca juga: Mural Black Panther Bergambar Chadwick Boseman Diresmikan di Disneyland

Chapek jelas merasa keberhasilan perusahaan dalam membuka kembali Disney World di Florida berarti bahwa taman lainnya juga harus diberi kesempatan yang sama untuk berhasil.

Terlepas dari argumennya tentang tindakan pencegahan keselamatan, Gubernur Gavin Newsom kemungkinan tidak akan bergeming dengan pendiriannya bahwa California akan mengizinkan taman hiburan dibuka kembali tahun ini.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sayangnya, kami sangat kecewa karena Negara Bagian California terus menutup Disneyland, meskipun rekam jejak kami terbukti," kata Chapek.

"Protokol kesehatan dan keselamatan kami semuanya berbasis sains dan mendapat dukungan dari serikat pekerja yang mewakili 99 persen dari Cast Member per jam kami," sambungnya.

Baca juga: Pernah Ditertawakan, Impian Sandra Dewi Menikah di Disneyland Akhirnya Terwujud

Namun, CEO dengan cepat menunjukkan peningkatan semangat terkait pembukaan taman bermain lainnya yang menandakan pendekatan mereka semakin kuat.

Paling tidak membesarkan harapan, melihat semua situs tetap buka dalam menghadapi peluang yang stabil sejak ekonomi dunia mulai dibuka kembali awal tahun ini, ketika kasus mulai mereda di beberapa bagian dunia.

"Kami telah membuktikan selama berbulan-bulan bahwa kami dapat mengoperasikan taman bermain kami secara bertanggung jawab, mengikuti pedoman yang diberlakukan secara ketat yang diberikan oleh pakar perawatan kesehatan," kata Chapek.

Baca juga: Sandra Dewi: Saya Ingin Nikah di Disneyland, Semua Orang Tertawa Terbahak-bahak

Mereka juga telah berhasil kembali membuka taman bermain mereka di Orlando, Shanghai, Tokyo, dan Hong Kong,

"Kami juga membuka kembali Disneyland Paris selama beberapa bulan, meskipun resor tersebut sekarang ditutup sementara karena perintah lockdown baru-baru ini dari Presiden Macron, sebagai tanggapan atas kebangkitan kembali kasus Covid di Eropa," tuturnya lagi.

Dengan berkunjungnya orang-orang ke taman bermain mereka, Chapek yakin langkah yang diambilnya untuk membuka taman itu benar.


Sumber Comicbook
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X