Cerita Pelawak Wendi Cagur, dari Awal Masuk Cagur hingga Idap Overthinking

Kompas.com - 10/11/2020, 12:02 WIB
Komedian yang juga pembawa acara Wendi Cagur saat ditemui di Gedung Trans TV, Tendean, Jakarta Selatan, Senin (27/8/2018). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG Komedian yang juga pembawa acara Wendi Cagur saat ditemui di Gedung Trans TV, Tendean, Jakarta Selatan, Senin (27/8/2018).
|
Editor Kistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com – Besar melalui grup lawak Cagur, nama Wendi tentu sudah tak asing lagi di dunia hiburan.

Pelawak bernama asli Wendi Armoko ini membagikan ceritanya, dari awal dia masuk Cagur dan kini dia mengaku overthinking.

Salah satu presenter program Brownis itu juga mengungkap pengalamannya terlibat dalam klub motor seleb Tanah Air, The Prediksi.

Baca juga: Saat Masuk Cagur, Wendy Awalnya hanya Bantu Bikin Properti

Berikut cerita Wendi Cagur seperti dirangkum Kompas.com.

Awal masuk Cagur

Cagur adalah grup lawak Indonesia beranggotakan Denny, Narji, dan Sapto yang didirikan pada 23 Juli 1997.

Beberapa lama kemudian, Sapto digantikan oleh Bedu. Namun pada 2002, Bedu mengundurkan diri dan posisinya digantikan Wendi.

Wendi tidak mengira bakal menggantikan posisi Bedu.

Baca juga: Puluhan Tahun Jadi Pelawak, Wendy Cagur: Masih Sedikit yang Paham Komedi

“Karena gue waktu itu awalnya cuma ikutin Cagur, dari properti syuting gue yang bikin, kayak misalnya sirip ikan hiu,” ucap Wendi dikutip Kompas.com dari kanal YouTube The Leonardo’s, Senin (9/11/2020).

Idap overthinking

Di balik kelucuannya, Wendi ternyata mengidap overthinking, sebuah istilah dalam psikologi untuk orang yang memikirkan sesuatu secara berlebihan.

“Gue didiagnosis sama dokter overthinking. Kenapa gue gampang kena asal lambung, bukan karena makanan (disebabkan overthinking). Gue berpikir hal yang enggak akan terjadi dan enggak mungkin terjadi,” ucap Wendi Cagur.

Baca juga: Didiagnosa Overthinking, Wendy Cagur sampai Disarankan ke Dokter Jiwa

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X