Kompas.com - 09/11/2020, 20:17 WIB
Malih Tong Tong dalam acara Okay Bos. (Bidikan layar YouTube Trans7 Official). YouTube TRANS7 OFFICIALMalih Tong Tong dalam acara Okay Bos. (Bidikan layar YouTube Trans7 Official).
Penulis Firda Janati
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelawak senior Malih Tong Tong hingga kini tak percaya bisa menjadi pelawak terkenal.

Berbincang dengan komedian Komeng, Malih mengatakan awal kariernya dimulai ketika dia sedang menjadi kuli bangunan.

"Kalau boleh ngomong, saya enggak ngimpi nih jadi begini (pelawak). Orang lagi pelester (dinding), kuli bangunan, jadi tukang," ujar Malih Tong Tong, dikutip dari kanal YouTube Komeng Info, Senin (9/11/2020).

Baca juga: Sebelum Jadi Pelawak Terkenal, Malih Tong Tong Jadi Kuli Bangunan

Malih menuturkan saat dirinya melamun, ia kerap terpikirkan mengapa bisa menjadi pelawak dan dikenal banyak orang.

"Emang kalau lagi ngelamun, 'orang bisa kenal gue dari mana?' 'Kenapa gue sekarang jadi begini'," ujarnya.

Malih menuturkan ketika menjadi kuli bangunan, upahnya harus dibagi 3 dengan rekan kerjanya yang lain.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Ade Londok Sebut Aksinya yang Buat Malih Tong Tong Jatuh Bukan Gimmick

Pelawak berusia 71 ini mengatakan tak pernah bermimpi bisa menjadi pelawak Tanah Air.

"Ini tukang gendang, tukang pelester, tukang bangunan, malah jadi terkenal," kata Komeng.

Malih menuturkan dirinya harus berhenti sekolah karena keterbatasan biaya lantaran sang ayah telah pensiun.

"Lah orang-orang enggak sekolah bisa hidup. Mendingan ngalon (ngurus) kambing. Kambing, sapi, kerbau, itu aja rautan (kerjanya), jadi orang (bisa sukses) lu," ujarnya.

"Yang penting, jujur. Sudah itu orang senangnya," tambah Malih.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X