Justin Timberlake Desak Penggemar Beri Suara untuk Joe Biden di Pemilu AS 2020, Apa Alasannya?

Kompas.com - 23/10/2020, 15:17 WIB
Justin Timberlake dalam video musik Cant Stop The Feeling yang dirilis pada Kamis (5/5/2016). JustinTimberlakeVevoJustin Timberlake dalam video musik Cant Stop The Feeling yang dirilis pada Kamis (5/5/2016).
|

KOMPAS.com - Justin Timberlake telah bergabung dengan para selebritas yang mendukung Joe Biden dalam pemilu AS.

Justin Timberlake mendesak penggemarnya untuk memilih dunia di mana rasisme "dikutuk, tidak ditoleransi".

Bintang pop itu mendesak 59,4 juta pengikut Instagram-nya untuk keluar rumah dan memberikan suara pada pemilu Presiden AS yang digelar pada 3 November 2020, dengan memilih Biden.

Penyanyi “The Can't Stop the Feeling” ini berbagi foto dirinya saat masih berusia 19 tahun, dan mengenang saat pertama kali dia memberikan hak suara dalam pemilu.

"Saya pikir saya berusia 19 tahun di sini. Itu akan menjadi tahun 2000 ... ketika saya menghabiskan lebih banyak waktu di gym," tulisnya.

Baca juga: Romantis, Lirik dan Chord Lagu Not A Bad Thing dari Justin Timberlake

"Itu juga saat pertama kali saya memilih. Saya hanya ingat berpikir bahwa memberi suara itu keren, dan semuanya terasa sangat dewasa - saya rasa saya tidak benar-benar memahami bobot semua itu atau meluangkan waktu untuk mempelajari pilihan dalam kandidat benar-benar berarti," lanjutnya.

Justin Timberlake menyadari bahwa tiap suara dalam pemilu begitu berarti.

"Sekarang, saya tahu betapa kuatnya suara kita masing-masing," ujar Timberlake.

Timberlake merasa yakin bahwa dengan suara yang ada dalam pemilu maka akan membawa perubahan terhadap negara.

"Jika Anda memberikan suara untuk pertama kali, atau Anda masih tidak yakin apakah Anda ingin memilih - karena menurut Anda suara Anda tidak akan berpengaruh, atau Anda tidak mempercayai prosesnya, atau semuanya tampak adil seperti sakit kepala ... yang bisa saya katakan adalah, kami benar-benar membutuhkan Anda," tutur Timberlake bersikeras. 

Baca juga: Justin Timberlake dan Jessica Biel Pilih Social Distancing di Gunung

Justin Timberlake sendiri menyimpulkan bahwa tindakan rasial yang marak beberapa waktu terakhir di Negeri Paman Sam menjadi bukti bahwa pemilu mendatang harus menghadirkan sosok baru. 

"Ini tentang anak-anak kita yang tumbuh di dunia di mana rasisme dikutuk, tidak ditolerir. Ini tentang memastikan bahwa wanita diberdayakan di mana pun keputusan dibuat," tambahnya.


Sumber Music News
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X