Chef Arnold Pernah Dibully Ketika Sekolah di Australia, Makanan Sampai Dibuang

Kompas.com - 19/10/2020, 17:50 WIB
Chef Arnold Poernomo KOMPAS.COM/CHRISTINA ANDHIKA SETYANTIChef Arnold Poernomo

JAKARTA, KOMPAS.com - Chef Arnold pernah merasakan jadi korban bully saat masih bersekolah di Australia.

Ketika itu ia masih duduk di bangku sekolah dasar saat keluarganya memutuskan pindah ke Australia.

Baca juga: Tak Pernah Sekolah Masak, Chef Arnold Awalnya Enggan Dipanggil Chef

Hanya sedikit dasar bahasa Inggris, ia menjadi korban bully di sekolah

"Selama empat tahun gue enggak bisa ngomong bahasa Inggris, terus di-bully," kata Chef Arnold mengawali cerita di podcast Deddy Corbuzier dikutip Kompas.com, Senin (19/10/2020).

Baca juga: Chef Arnold Perkenalkan Boneka RJ Jin BTS ke Deddy Corbuzier

Cerita tak sampai di situ saja, pemilik nama Arnold Poernomo ini yang berada satu sekolah dengan kakaknya juga dibully karena membawa bekal makanan Indonesia.

"Habis itu sekolah gue bule semua, makanan gue makan siang, (makanan) gue sama kakak gue sering dibuang, tiba-tiba ada di sampah," ujar Chef Arnold.

Baca juga: Reaksi Kocak Chef Juna dan Chef Arnold saat Ada Mantan Anggota JKT 48 di MasterChef Indonesia

Rupanya siswa lainnya tak suka dengan makanan yang dibawa Chef Arnold dan kakaknya yang ada sambal udang dan juga nasi.

Namun kini keluarganya termasuk salah satu pemilik restoran desert termewah yang ada di Australia.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X