Kompas.com - 16/10/2020, 09:25 WIB
Ernest Prakasa di Menara Kompas Dok. Kompas.com Ernest Prakasa di Menara Kompas

JAKARTA, KOMPAS.com - Sineas Ernest Prakasa berpendapat rumah produksi kemungkinan akan menahan peluncuran film-film besar mereka meskipun bioskop diperbolehkan beroperasi dengan kapasitas penonton 25 persen.

"Gue belum ngobrol lagi sih dengan produser gue, Pak Parwez, soal ketentuan 25 persen ini. Cuma untuk merilis film baru yang jadi andalan, gua rasa PH (production house) akan tetap menahan dengan kondisi seperti ini," kata Ernest dihubungi Kompas.com, Kamis (15/10/2020).

Ernest mengatakan beberapa rumah produksi besar Indonesia memiliki sejumlah film andalan yang belum dirilis.

Baca juga: Kata Ernest Prakasa soal Bioskop Dibuka 25 Persen Saat PSBB Jilid 2

"Kita kan ada beberapa film besar yang belum rilis kan dari Starvision misalnya ada Cinta Pertama, Kedua dan Ketiga, MD ada KKN di Desa Penari.  Gue rasa dengan 25 persen film-film ini enggak mungkin dirilis sih," lanjutnya.

Lanjut Ernest, 25 persen penonton dari kapasitas normal dirasa belum cukup ideal bagi pihak pembuat film secara pendapatan.

"Karena potensi pendapatannya terlalu kecil sementara ini. Karena film besar dengan biaya produksi dan promo yang besar juga, jadi gue rasa dengan 25 persen belum kondusif merilis film yang besar dari PH," ucap suami Meira Anastasia itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Ernest Prakasa Sebut Risiko Penularan Virus Corona di Bioskop Lebih Rendah daripada Restoran

Ernest sendiri tahun ini memutuskan untuk tidak memproduksi film seperti yang dia lakukan lima tahun sebelumnya secara berturut-turut.

Kini pria yang mengawali karier dari dunia stand up comedy itu sedang sibuk memproduseri serial Imperfect, perpanjangan cerita dari film kelimanya yang tayang Desember 2019 lalu.

Meski merasa  berpendapat kapasitas 25 persen itu belum sepenuhnya ideal, menurut Ernest bisa jadi keputusan itu menjadi pertimbangan yang baik untuk bioskop.

Baca juga: Bioskop Segera Dibuka Kembali, CGV Terapkan Sejumlah Protokol Kesehatan, Simak Aturannya

"Menurut gue memang untuk sekarang mungkin belum 100 persen ideal untuk dibuka, cuma ini kan ada hitung-hitungannya nih, gue pribadi bukan pengusaha bioskop jadi gue enggak tahu hitungannya," tutur Ernest.

"Jangan-jangan memang buat mereka mending nih (dibuka) 25 persen daripada sama sekali enggak dibuka, ini mungkin lho ya. Kalau dari gue sih pribadi belum ideal tapi mungkin dari mereka punya hitungan sendiri," sambung bapak dua anak itu.


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X