Gara-gara Hal Ini, Asmirandah Sedih Program Bayi Tabungnya Nyaris Tertunda

Kompas.com - 15/10/2020, 15:06 WIB
Artis peran Asmirandah Zantman atau biasa dipanggil Andah hadir dalam acara pemutaran filmnya yang berjudul Jakarta Hati di Platinum XXI fX, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (1/11/2012). 
 TRIBUN JAKARTA/JEPRIMAArtis peran Asmirandah Zantman atau biasa dipanggil Andah hadir dalam acara pemutaran filmnya yang berjudul Jakarta Hati di Platinum XXI fX, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (1/11/2012).

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Asmirandah menceritakan saat ia dan suaminya, Jonas Rivanno, memulai program bayi tabung sejak Maret 2020.

Pada 18 Maret, Asmirandah menjalani proses ovum pick up alias pengambilan sel telur.

Namun, beberapa hari berselang Jakarta memasuki situasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sehingga rumah sakit tempatnya berkonsultasi menunda operasional.

Baca juga: Disarankan Hamil Alami, Asmirandah Berkukuh Pilih Bayi Tabung, Kenapa?

"Itu sebenarnya sedih sih karena aduh ini kan tinggal selangkah lagi, kenapa harus ditunda. Terus yang paling bikin aku sedih adalah bilangnya ditundanya sampai waktu yang tidak bisa ditentukan. Itu lebih sedih lagi," ujar Asmirandah, dikutip dari kanal YouTube Rio Motret, Kamis (15/10/2020).

Kata Asmirandah, ia saat itu merasa tetap yakin akan bisa hamil pada tahun ini.

Sementara menurut dia, Jonas Rivanno lebih santai dan pasrah.

Baca juga: Kebahagiaan Asmirandah dan Jonas Rivano Menanti Kelahiran Anak Pertama

Jonas Rivanno menimpali, ia akhirnya mengusulkan sang istri untuk konsultasi lagi dengan dokter.

Ternyata dokter yang menanganinya menyatakan tahapan program bayi tabung itu bisa dilanjutkan.

Namun, mereka harus mengikuti sejumlah protokol kesehatan, salah satunya swab test.

Baca juga: Harus Naik ke Lantai 3 dalam Kondisi Hamil, Asmirandah Digendong Suami

Asmirandah dan Jonas akhirnya bisa melakukan tahap embrio transfer pada April.

"Jadi di bulan April (embrio transfer), terus akhir April ternyata positif. Jadi memang ya sudah waktunya," ucap Asmirandah.

Asmirandah berujar, ia dan Jonas sengaja tidak mengikuti proses PGTA yang biasa dipakai untuk memilih gender janin.

"Cuma kalau kami untuk anak pertama ini, kami bilang udah deh Tuhan mau kasih apa itu pasti yang terbaik," timpal Jonas Rivanno.


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X