Kompas.com - 14/10/2020, 10:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Pembawa acara dan komedian Debby Sahertian mengungkap "Kamus Gaul" yang dia pelopori berawal dari bahasa keseharian para transgender.

Kakak kandung aktor James Sahertian ini menceritakan awal mula penyebarluasan bahasa ini dari Medan ke Jakarta.

Baca juga: Debby Sahertian Mengenang Robby Tumewu

“Jadi waktu itu tahun 1997, awalnya muncul di Medan dan yang aktif menggunakan, ya komunitas transeksual di Medan, jadi memang dari bencong tahu,” ujar Debby sambil tertawa seperti dikutip Kompas.com dari chanel YouTube The Leonardo’s Rabu (14/10/2020).

Bahasa percakapan ini kemudian dibawa ke Jakarta, mula-mula menyebar ke salon-salon.

“Dibawa dah tuh naik pesawat ke Jakarta. Saya waktu itu masih sering jalan sama Tata Dado. Kalau kita ke salon mau ngomongin orang ya pakai bahasa itu,” tambah Debby lalu tertawa.

Baca juga: Debby Sahertian Sebut Robby Tumewu Idap Infeksi Paru

Karena sering menggunakannya sebagai bahasa keseharian, Debby dan mendiang Tata Dado memutuskan untuk membukukannya.

Banyaknya istilah transgender baru yang ditemukan saat itu membuat mereka harus selalu mencatatkannya ke dalam buku catatan.

“Ya sudah deh aku ajak Tata Dado, bawanya note, kita bikin kamus karena memang banyak banget. Ah, dibikin kamus aja, toh disukain,” ujar Debby sambil tersenyum.

Baca juga: Onadio Leonardo Bicara soal Kebangkitan Karier hingga Impiannya di Dunia Akting

Mendengar hal itu, Onad pun sontak terbahak.

‘Akika’, ‘begindang’, ‘belalang’, sampai 'cacamarica' adalah kata-kata gaul ini sangat populer digunakan pada awal 2000-an.

Bahasa gaul ini adalah bahasa rahasia yang dikembangkan oleh kaum transgender.

Baca juga: 3 Tahun Vakum dari Dunia Hiburan, Onadio Leonardo: Gue Teler Setiap Hari

Bahasa ‘gaul’ kemudian terus dikembangkan dan diarsipkan. 

Sampai sekarang, sosoknya begitu lekat dengan bahasa gaul khas 1990-an itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.