Kompas.com - 11/10/2020, 12:49 WIB
Nicholas Saputra selaku produser film Semesta saat Media visit film Semesta di Kantor Redaski Kompas.com, Menara Kompas, Jakarta, Selasa(28/1/2020). KOMPAS.com/DIENDRA THIFAL RAHMAHNicholas Saputra selaku produser film Semesta saat Media visit film Semesta di Kantor Redaski Kompas.com, Menara Kompas, Jakarta, Selasa(28/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Nicholas Saputra mengungkapkan awal yang membuatnya tertarik pada lingkungan hidup. 

Nicholas Saputra mengatakan, semua itu berawal dari kakeknya yang memaksanya menonton salah satu acara flora dan fauna di TVRI.

"Kakek gue tuh pencinta binatang, suka tanam tanaman, istilahnya tangannya dingin. Jadi kalau dia pelihara apa, pasti hidup. Tanam apa pasti tumbuh," kata Nicholas Saputra seperti dikutip Kompas.com dalam unghahan Instagram @thewatchco, Minggu (11/10/2020).

Baca juga: Kata Nicholas Saputra soal Menghadang Turis Asing di Jalur Pedestrian

Terlepas dari kakeknya, pada 2005 di saat masih berkuliah, Nicholas Saputra sempat diajak ke Aceh pascatsunami 2004 terjadi.

"(Di sana) melihat kondisi dan membantu beberapa yang memang berkegiatan seputar lingkungan hidup," ucap Nicholas Saputra. 

Namun matanya semakin terbuka tentang lingkungan hidup setelah beberapa kali melakukan perjalanan.

Baca juga: Nicholas Saputra Sampaikan Dilema soal Promosi Tempat Wisata yang Masih Asri

Pemeran film Ada Apa Dengan Cinta? itu mengakui bahwa alam Indonesia sangatlah indah.

"Terus traveling gue melihat ke banyak tempat, keindahan, alam yang masih baik sekali," kata Nicholas Saputra. 

Di saat yang bersamaan, Nicholas Saputra melihat beberapa oknum yang membuat alam Indonesia menjadi rusak.

Baca juga: Bercocok Tanam di Rumah, Nicholas Saputra Akui Ada Kepuasan Tersendiri

Oleh sebab itu, ia mengajak semua orang untuk tetap menjaga lingkungan agar generasi bangsa masih dapat melihat keindahan Indonesia.

Dia juga berhasil menggabungkan kesukaannya terhadap lingkungan hidup dan seni peran melalui film Semesta.

Dalam film ini, Nicholas Saputra terlibat sebagai produser. Mengisahkan tujuh tokoh di Indonesia dalam menjaga kelestarian lingkungan di daerahnya masing-masing.

Baca juga: Nicholas Saputra Galang Donasi untuk Ekowisata Tangkahan dan Pawang Gajah di Aceh

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Live with Nicholas Saputra and Iyas Lawrence from Makna Talks

A post shared by The Watch Co. (@thewatchco) on Oct 10, 2020 at 6:01am PDT


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X