Kompas.com - 06/10/2020, 20:49 WIB
Anggota DPR RI Rachel Maryam bersama suami Edwin Aprihandono. Instagam Rachel MaryamAnggota DPR RI Rachel Maryam bersama suami Edwin Aprihandono.

JAKARTA, KOMPAS.com - Suami artis peran Rachel Maryam, Edwin Aprihandono membantah bahwa sang istri sempat mengalami koma setelah melahirkan.

Hal itu dikatakan Edwin dalam sebuah pernyataan yang diterima Kompas.com, melalui pesan WhatsApp dari adik Rachel Maryam, Tamara Aisyah, Selasa (6/10/2020).

Edwin Aprihandono mengatakan, Rachel Maryam mengalami pendarahan setelah melakukan operasi caesar.

Pendarahan ini membuat dokter harus segera melakukan operasi kembali untuk menghentikan penyebab pendarahan.

Hingga pihak keluarga memutuskan agar dilakukan pengangkatan rahim.

Baca juga: Suami Rachel Maryam Jelaskan Kondisi Sang Istri Setelah Melahirkan

Edwin Aprihandono kemudian menjelaskan Rachel Maryam harus dibuat tidak sadar dan bukan mengalami koma.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Untuk kenyamanan pasien, maka dokter memutuskan agar Rachel 'ditidurkan' atau dibuat 'tidak sadar' selama 2 hari dari total 4 hari Rachel dirawat di ICU. (Jadi berita bahwa Rachel 'koma' sebenarnya kurang tepat, lebih tepatnya 'ditidurkan')," katanya.

Menurut Edwin, saat ini, Rachel Maryam  sudah berhasil melewati masa kritis dan masuk masa pemulihan.

Edwin Aprihandono juga mengatakan Rachel Maryam sudah bertemu dengan bayinya.

Baca juga: Menilik Kasus Rachel Maryam, Apa Saja Pertimbangan Dilakukannya Operasi Caesar?

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X