Kompas.com - 05/10/2020, 10:20 WIB
Nino RAN saat diwawancarai di Stadion Madya, GBK, Senayan, Jakarta, Rabu (18/12/2019) KOMPAS.com/ MELVINA TIONARDUSNino RAN saat diwawancarai di Stadion Madya, GBK, Senayan, Jakarta, Rabu (18/12/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com- Kabar duka menyelimuti penyanyi Anindyo Baskoro atau dikenal Nino RAN yang mana pada Sabtu (3/10/2020) ayahnya, Agus Setyo Wicaksono tutup usia.

Sebelumnya kabar duka tersebut dibenarkan oleh manajer Laleilmanino, Lutfi saat dihubungi wartawan.

Baca juga: Kabar Duka, Ayah Nino RAN Meninggal Dunia

Kini, ayahanda Nino telah dikebumikan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan pada Minggu (4/10/2020).

Penyebab meninggal karena sakit bronkitis

Nino masih belum mau angkat suara mengenai kepergian sang ayah, akan tetapi Rayi dan Asta RAN yang turut hadir dalam prosesi pemakaman mengungkap penyebab meninggalnya.

Baca juga: Rayi dan Asta RAN Ungkap Penyebab Meninggalnya Ayah Nino

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rayi berujar, ayah Nino meninggal dunia akibat komplikasi penyakit bronkitis.

"Yang kami tahu itu beliau sudah ada komplikasi bronkitis. Jadi untuk meninggalnya karena bronkitis," kata Rayi di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Minggu.

Sosok yang periang

Selain itu, Rayi dan Asta juga menceritakan bagaimana sosok ayah dari Nino.

Baca juga: Rayi Sebut Peran Ayah Nino dalam Kesuksesan RAN

Menurut Rayi, sosok ayah Nino merupakan orang yang periang dan selalu berpikiran positif.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.