Produser Keluhkan Biaya Produksi Film yang Membengkak di Tengah Pandemi

Kompas.com - 21/09/2020, 21:05 WIB
Ilustrasi proses syuting film pendek Dok. SHUTTERSTOCK/GURUXOXIlustrasi proses syuting film pendek

JAKARTA, KOMPAS.com - Produser Wicky V Olindo mengeluhkan biaya produksi film atau syuting di tengah pandemi yang malah membengkak.

Hal Wicky rasakan saat menggarap film-film baru Jagat Sinema Bumilangit dan pembuatan serial Serigala Terakhir lewat rumah produksi Screenplay Pictures.

Baca juga: Bosan dengan Karakter Cowok Imut, Rizky Nazar Nikmati Penokohan Baru di Serigala Terakhir

"Tentunya secara general, semua produksi di masa pandemi ini ada peningkatan budget karena ketika kita mematuhi protokol kesehatan ada domino efeknya," kata Wicky dalam konferensi pers Serigala Terakhir, Senin (21/9/2020).

Banyak hal yang akhirnya membuat biaya produksi syuting menjadi besar.

Penambahan biaya untuk swab tes, penyediaan protokol kesehatan di lokasi syuting, dan penyesuaian jadwal membuat produksi menelan biaya ekstra jika dibandingkan masa sebelum pandemi virus corona.

Baca juga: Main di Serial Serigala Terakhir, Hannah Al Rashid: Pulang Enggak Babak Belur

"Salah satunya ya syutingnya jadi lebih lama pas pandemi. Jadi budget-nya besar di situ," kata Wicky.

Dalam proses produksi serial Serigala Terakhir sendiri, Wicky sempat terhambat oleh adanya PSBB dari pemerintah.

Setelah masa PSBB selesai, syuting dilanjutkan dengan protokol kesehatan dan keamanan ketat sesuai anjuran pemerintah.

Baca juga: Abimana Aryasatya Ungkap Perbedaan Film dan Serial Serigala Terakhir

Beruntung proses syuting berjalan lancar sehingga Serigala Terakhir sudah bisa dinikmati di layanan streaming Vidio mulai Jumat 26 September 2020.


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X