Reza Artamevia Mulai Jalani Rehabilitasi di Lido

Kompas.com - 11/09/2020, 13:13 WIB
Penyanyi Reza Artamevia berjalan saat rilis kasus pengungkapan tindak pidana narkotika di Polda Metro Jaya, Jakarta, MInggu (6/9/2020). Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menangkap Reza Artamevia pada Jumat (4/9) di rumah makan kawasan Jatinegara, Jakarta Timur serta mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 0,78 gram. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc. M RISYAL HIDAYATPenyanyi Reza Artamevia berjalan saat rilis kasus pengungkapan tindak pidana narkotika di Polda Metro Jaya, Jakarta, MInggu (6/9/2020). Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menangkap Reza Artamevia pada Jumat (4/9) di rumah makan kawasan Jatinegara, Jakarta Timur serta mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 0,78 gram. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.
|
Editor Kistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi Reza Artamevia mulai menjalani rehabilitasi ketergantungan di Balai Besar Rehabilitasi BNN pada Kamis (10/9/2020).

Reza Artamevia direhabilitasi setelah mengajukan permohonan rehab. Pelantun “Berharap Tak Berpisah” juga menjalani asesmen di Badan Narkotika Nasional (BNNP) DKI Jakarta.

Hal itu langsung disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus.

Baca juga: Aaliyah Massaid Jenguk Reza Artamevia di Polda Metro Jaya

 

“Tersangka RA dititipkan di Balai Besar Rehabilitasi BNN Lido untuk mendapatkan pengobatan dan rehabilitasi. Penyerahan ke Balai Besar Rehabilitasi BNN Lido telah dilaksanakan pada hari Kamis, 10 September 2020,” tulis Yusri Yunus via pesan singkat kepada Kompas.com, Jumat (10/9/2020).

Diberitakan sebelumnya, Reza Artamevia ditangkap di sebuah restoran kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (4/9/2020).  

Dari hasil penangkapan Reza Artamevia, polisi menemukan barang bukti berupa satu klip sabu-sabu seberat 0,78 gram.

Baca juga: Fakta Terbaru Kasus Narkoba yang Menjerat Reza Artamevia

Polisi juga mengamankan alat isap atau bong serta korek api dan dompet yang diamankan polisi.

Ini merupakan kasus narkoba kedua bagi Reza. Pada 2016, dia digerebek saat berpesta sabu di sebuah hotel di Mataram, Nusa Tenggara Barat, bersama Gatot Brajamusti dan istrinya.


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X