Cerita Pinkan Mambo Jualan Pisang Goreng dan Punya Utang Rp 100 Juta

Kompas.com - 11/09/2020, 09:52 WIB
Pinkan Mambo saat ditemui di kawaaan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (22/1/2020). Revi C. RantungPinkan Mambo saat ditemui di kawaaan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (22/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Terkenal sebagai penyanyi, hidup Pinkan Mambo selama lima tahun lalu ternyata tidak berjalan mulus.

Pinkan Mambo yang memiliki enam anak harus memutar otak mencari nafkah demi bisa terus memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Berikut cerita Pinkan Mambo yang berjuang membantu keuangan keluarga.

Untung Rp 2.000-Rp 5.000 dari jualan pisang goreng

Pinkan Mambo mengatakan selama lima tahun sempat tidak mendapat job manggung untuk menyanyi.

Tak putus asa, Pinkan memutuskan berjualan pisang goreng di sekeliling rumahnya.

"Aku mesti jualan pisang goreng cuma untung Rp 5.000, Rp 2.000, recehan aku kumpulin, sedih banget," ungkap Pingkan Mambo dikutip dari kanal YouTube Melaney Ricardo, Kamis (10/9/2020).

"Jual pisang dari warung ke warung, aku naik motor pakai helm sama anak aku, biar orang enggak tahu aku Pinkan Mambo," kata Pinkan melanjutkan.

Baca juga: Untung Rp 10.000 Jualan Pisang Goreng, Pinkan Mambo Belikan Beras dan Sirup untuk Vitamin Anaknya

Sementara suaminya kala itu baru merintis bisnis sehingga pendapatannya masih terbatas.

Pinkan mengumpulkan keuntungannya dalam sehari hingga sekitar Rp 10.000 dan mengajak anaknya minimarket untuk membeli makanan.

"Oke kita beli beras satu liter atau setengah liter aja, terus anak-anak juga butuh vitamin. Tahu enggak kita beli apa? Bukan buah, kita beli sirup supaya anak-anak ada gizinya," ucap Pinkan Mambo.

Utang Rp 100 juta dan ditagih debt collector

Kondisi ekonomi keluarganya juga semakin berbeban berat karena Pinkan Mambo memiliki utang Rp 100 juta lebih.

"Jangankan Rp 100 juta, Rp 100.000 aja gue enggak punya. Jadi, gue enggak tahu harus cari Rp 20.000 itu dari mana," kata Pingkan Mambo.

Pinkan sampai merasa malu dengan satpam perumahan saat rumahnya didatangi debt collector.

"Kalau debt kolektor bilang lu mesti bayar Rp 20 juta minggu ini, besok Rp 20 juta, Rp 20 juta ya gue enggak tahu cari uang Rp 5.000 perak itu dari mana," ucapnya.

Pinkan Mambo mengatakan sejak kecil sudah terbiasa mencari duit dengan menjadi penyanyi, sehingga ia tidak mengerti cara berjualan atau mencari uang dengan cara selain menyanyi.

Baca juga: Pinkan Mambo Pernah Terlilit Utang Rp 100 Juta Sampai Didatangi Debt Collector

Cicil utang, siap masuk penjara

Dengan percaya mukjizat dari Tuhan, perlahan Pinkan Mambp bisa mencicil utangnya Rp 5 juta setiap kali membayar.

Akan tetapi, Pinkan mengaku juga siap masuk penjara dengan cara menyicil tersebut

"Bisa dicicil itu gue udah siap-siap gue masuk penjara kali ya. Gue sedih banget kalau ngelihat anak gue, kan gue penyayang anak banget," ungkap Pinkan Mambo.

Ia cemas membayangkan keenam anaknya bila ia masuk penjara.

Sering cekcok dengan suami

Problematika keuangan di keluarganya juga membawa dampak bagi Pinkan dan suaminya, Steve Wantania.

Pinkan Mambo mengaku sering cekcok dengan sang suami, hingga putus asa.

"Dulu mah, aduh capek deh teranginnya. Itu kita suami-istri juga kayaknya rasa udah mau mati aja berantem melulu, kayaknya kita pengin bunuh diri aja," ungkap Pinkan Mambo.

Namun, kini Pinkan Mambo mengatakan ekonominya sudah lebih baik dan stabil. Begitu pula dengan hubungan keluarganya.

Omzet berjualan makanan dari bisnis kulinernya sudah meningkat jadi jutaan rupiah.

Ditambah lagi, Pinkan Mambo juga sudah mulai kembali tampil di televisi belakangan ini.

Baca juga: Gara-gara Sering Cekcok dengan Suami, Pinkan Mambo Nyaris Ambil Tindakan Gegabah


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X