Vanessa Angel Harap Mantan Kuasa Hukum yang Disebut Berikan Pil Xanax Dihadirkan dalam Sidang

Kompas.com - 07/09/2020, 18:50 WIB
Terdakwa kasus penyalahgunaan obat golongan psikotropika Vanesza Adzania alias Vanessa Angel mengikuti sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Jakarta, Senin (31/8/2020). Vanessa Angel didakwa atas kepemilikan psikotropika golongan IV yaitu 20 pil xanax. ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWANTerdakwa kasus penyalahgunaan obat golongan psikotropika Vanesza Adzania alias Vanessa Angel mengikuti sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Jakarta, Senin (31/8/2020). Vanessa Angel didakwa atas kepemilikan psikotropika golongan IV yaitu 20 pil xanax.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kuasa hukum terdakwa Vanessa Angel, Arjana Bagaskara berharap saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU), Abdul Malik, hadir di sidang lanjutan pada pekan depan.

Untuk diketahui, Abdul Malik merupakan kuasa hukum Vanessa ketika ia tersangkut kasus penyebaran konten asusila di Surabaya pada awal tahun 2019. 

Sementara itu, dalam dakwaan jaksa menyebutkan Vanessa Angel mendapat pil xanax dari Abdul Malik.

Baca juga: Geram Instagram Hilang, Vanessa Angel Numpang Curhat di Akun Suami

"Tanggal 14 (sidang) lanjutannya, agendanya masih saksi dari JPU, ada lima orang, salah satunya, Pak Abdul Malik, kami harap beliau datang," kata Arjana Bagaskara di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Senin (7/9/2020).

Arjana Bagaskara menegaskan, hadirnya Abdul Malin di meja hijau agar majelis hakim dapat menilai mana yang benar dan salah.

"Kalau beliau mengatakan sudah BAP, kami tahu. Tetapi, saksi harus didengar di persidangan. kami ingin beliau datang, supaya klien kami dan majelis bisa mengungkap siapa yang benar dan salah ini," tegas Arjana Bagaskara.

Sementara itu, Arjana Bagaskara menyebut tidak bisa berkomunikasi dengan Abdul Malik karena suatu alasan.

"Kita pengacara enggak bisa berkomunikasi dengan saksi JPU, jadi enggak pernah komunikasi," kata Arjana Bagaskara.

Sebelumnya, Vanessa Angel didakwa dengan pasal 62 UU RI Nomor 5 tahun 1997 tentang Psikotropika jo Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 49 Tahun 2017 tentang Psikotropika.

Baca juga: 4 Fakta Vanessa Angel Usai Jalani Sidang Perdana Kasus Narkoba

Atas perbuatannya, Vanessa Angel diancam penjara paling lama lima tahun dan pidana denda paling banyak Rp 100 juta.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X