Kanye West Habiskan Rp 103 Miliar untuk Kampanye Calon Presiden

Kompas.com - 06/09/2020, 20:16 WIB
Kanye West makes his first presidential campaign appearance, Sunday, July 19, 2020 in North Charleston, S.C. Rapper Kanye West, in his first event since declaring himself a presidential candidate, delivered a lengthy monologue Sunday touching on topics from abortion and religion to international trade and licensing deals. Whether hes actually seeking the nations highest office remains a question. (Lauren Petracca Ipetracca/The Post And Courier via AP) Lauren Petracca IpetraccaKanye West makes his first presidential campaign appearance, Sunday, July 19, 2020 in North Charleston, S.C. Rapper Kanye West, in his first event since declaring himself a presidential candidate, delivered a lengthy monologue Sunday touching on topics from abortion and religion to international trade and licensing deals. Whether hes actually seeking the nations highest office remains a question. (Lauren Petracca Ipetracca/The Post And Courier via AP)
|

KOMPAS.com - Biaya kampanye Kanye West telah menelan biaya hampir 7 juta dolar atau setara Rp 103 miliar.

Jumlah ini menurut pengajuan baru-baru ini ke Komisi Pemilihan Federal.

Sementara, kampanye akbar Kanye West pada awalnya melewatkan tenggat waktu FEC, kampanyenya yang didanai secara mandiri telah mengumumkan pembelanjaannya kepada publik, dengan rincian West sendiri mengeluarkan 6,8 juta dolar untuk menutupi biaya kampanye dari 15 Juli hingga 31 Agustus.

Rapper ini juga menerima sebanyak 11.000 dolar sebagai kontribusi untuk kampanye Kanye West sebagai calon presiden 2020. 

Baca juga: Perseteruan Kanye West dan Kim Kardashian, Tudingan Selingkuh hingga Ucapkan Permintaan Maaf

Menurut Politico, sebagian besar dana Kanye West telah digunakan untuk menyewa konsultan dan agen Republik untuk "layanan akses pemungutan suara" untuk membantu suami Kim Kardashian itu mendapatkan suara di negara bagian yang masih memenuhi syarat, dengan hasil yang tidak merata. 

Sementara, Kanye West telah mendarat di daerah pemungutan suara di Arkansas, Colorado, Oklahoma, Utah, Vermont dan Tennessee, kampanyenya gagal dalam upayanya untuk memenuhi syarat di West Virginia dan Wisconsin - karena tenggat waktu yang terlewat - dan Virginia, di mana kampanyenya dituduh curang mendapatkan pemilih. 

Beberapa dana kampanye juga telah dialihkan ke firma hukum di negara bagian yang menjadi arena perebutan suara seperti Wisconsin dan Arizona untuk mengajukan banding atas putusan yang telah memblokir kampanye akbar agar tidak muncul di surat suara presiden masing-masing.

Lebih dari 95.000 dolar digunakan untuk biaya perjalanan - termasuk jet pribadi untuk Kanye West - dan 25.000 dolar dibayarkan kepada "penasihat spiritual" yang dilaporkan West. 

Baca juga: Kanye West Minta Maaf kepada Kim Kardashian Usai Mengamuk di Twitter dan Menudingnya Selingkuh

Pengajuan FEC menunjukkan bahwa kampanye akbar sejauh ini telah mengakumulasi utang sebesar 8 juta dolar. 

Pada hari Jumat, kampanye West diajukan untuk tampil di pemungutan suara presiden di Kentucky.

Sementara, permohonannya masih dalam peninjauan, Sekretaris Negara bagian dan kepala pejabat pemilihan umum Michael Adams menyarankan agar Kanye West mengesahkan kampanye akbar untuk mengikuti pemungutan suara pada Hari Pemilihan.  

Baca juga: Sebut Kanye West Bipolar, Kim Kardashian Minta Empati dan Belas Kasih Publik

Keputusan tentang pemungutan suara ambang batas pencalonan presiden di Mississippi juga sedang menunggu.


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X