Kompas.com - 03/09/2020, 16:55 WIB
Mona Ratuliu rasakan pengalaman baru melahirkan di tengah pandemi corona. (Bidikan layar YouTube Mona dan Indra Brasco). KOMPAS.com/Revi C Rantung Mona Ratuliu rasakan pengalaman baru melahirkan di tengah pandemi corona. (Bidikan layar YouTube Mona dan Indra Brasco).

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis Mona Ratuliu mengunggah foto anak keempatnya, Numa Kemala (4 bulan) yang terkena dermatitis atopik.

Dermatitis atopik ialah kondisi kemerahan dan gatal yang biasanya terjadi pada kulit.

Dalam unggahannya, Mona Ratuliu memberikan informasi terkait dermatitis atopik serta meminta doa agar putri kecilnya segera sembuh.

"Update #ceritanuma #pejuangatopic nih! Jangan serem dulu, ini Numa cuma lagi dikompres NaCl atau larutan air garam. Tapi supaya steril, karena kulit bayi sensitif jadi larutannya beli di apotik yang berbentuk infus itu lho," tulis Mona Ratuliu, dikutip dari akun Instagram @monaratuliu, Kamis (3/9/2020).

Baca juga: Urus Anak Sekaligus Kerja di Rumah, Mona Ratuliu Kerepotan

"Ini anjuran dari dokter kulit karena luka terbuka di pipi Numa sudah semakin melebar. Doain cepat membaik ya," lanjut Mona Ratuliu.

Dalam unggahannya, Istri Indra Brasco ini mengaku resah dengan mitos dermatitis atopik yang dihubungkan dengan Air Susu Ibu (ASI).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bahkan, mitos tersebut menyebabkan para ibu ragu memberikan ASI pada bayi mereka. Padahal, ASI adalah yang terbaik untuk bayi dibandingkan susu pabrik atau susu kedelai.

"Sebenarnya lagi kasian sama ibu-ibu yang anaknya Dermatitis Atopik seperti Numa dan masih percaya mitos bahwa ini gara-gara kena ASI yang tajam ke kulit katanya. Akhirnya gara-gara mitos ini banyak ibu yang galau dan berhenti kasih ASI ke anaknya. Eh pas diganti susu sapi, ruamnya semakin memburuk karena bayi model gini rata-rata alergi susu sapi," jelas Mona Ratuliu.

Baca juga: 5 Cerita Kelahiran Anak Keempat Mona Ratuliu, Serba 20 dan Galau soal Nama

Menurut Mona Ratuliu, kandungan gizi susu kedelai tidak sebanding dengan ASI. Banyak pula bayi yang alergi dengan kacang-kacangan.

Tak lupa, Mona Ratuliu menyertakan foto potongan artikel dari beberapa media terkait dermatitis atopik.

"Kalau foto Numa digeser, aku lampirkan artikel-artikel dari berbagai sumber berita terpercaya yang menyatakan bahwa ruam kulit, jerawat dikulit bayi, kerak, atau apapun dikulit bayi penyebabnya BUKAN karena kulit bayi kena ASI," tulis Mona Ratuliu.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.