Romy Rafael Bicara soal Sulap dan Hipnotis yang Disalahgunakan dalam Acara Televisi

Kompas.com - 29/08/2020, 09:57 WIB
Romy Rafael. YouTube Deddy CorbuzierRomy Rafael.

JAKARTA, KOMPAS.com - Romy Rafael berbicara tentang sulap dan hipnotis yang citranya berubah karena disalahgunakan dalam acara televisi.

Saat awal kemunculannya, hipnotis di dunia hiburan merupakan sesuatu yang keren dan menarik.

Persepsi itu mulai berubah saat oknum-oknum tertentu mulai membuat teknik sulap ini menjadi bahan untuk membuat seseorang mengeluarkan keluh kesahnya di sebuah acara tv.

"Karena semuanya sudah I do it akhirnya mau ngapain lagi? Akhirnya doing something yang secara keilmuannya enggak mungkin disentuh yaitu bakar tisu supaya akhirnya keluarin uneg-uneg," kata Romy Rafael seperti dikutip dari podcast Deddy Corbuzier, Jumat (28/8/2020).

Teknik hipnotis untuk mengeluarkan uneg-uneg itu murni hanya untuk mendapatkan rating penonton. 

Baca juga: Cerita Romy Rafael Tolak Tawaran Iklan gara-gara Idealisme

Romy Rafael kemudian menjelaskan mengapa teknik hipnotis atau hipnoterapi seperti itu tidak mungkin diterapkan secara keilmuan.

"Karena secara keilmuannya enggak bisa, seperti dokter menghidupkan orang mati, enggak bisa. Kalau ada keilmuan bisa keluarin uneg-uneg, KPK seharusnya pakai," ucap Romy.

Tak lama kemudian Deddy Corbuzier pun menyebutkan nama Uya Kuya yang mengubah persepsi hipnotis di dunia hiburan Tanah Air menjadi seperti sekarang ini.

"Terima kasih sudah disebutin," sahut Romy Rafael sambil tersenyum.

Selain membicarakan pergeseran persepsi, Romy Rafael juga berbagi cerita tentang penolakan kontrak iklan lantaran idealismenya terhadap dunia hipnotis. 

Baca juga: Nonton Pertunjukan Hipnotis Romy Rafael, Deddy Corbuzier Harus Jujur Katakan Ini

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X