Giring Ganesha Maju Capres 2024, Minta Doa dan Ingin Mewakili Suara Anak Muda

Kompas.com - 25/08/2020, 10:26 WIB
Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha dalam konferensi pers virtual, Senin (24/8/2020). Kompas.com/Fitria Chusna FarisaPelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha dalam konferensi pers virtual, Senin (24/8/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan vokalis Nidji, Giring Ganesha, baru saja mengumumkan bakal maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Pengumuman ini sekaligus menjadi jawaban setelah sebelumnya banyak beredar billboard di sejumlah titik daerah yang menuliskan Giring akan maju sebagai calon presiden.

Baca juga: Giring Ganesha Ungkap Titik Balik yang Membuatnya Melek Politik

"Ya, saya memang memberanikan diri untuk maju sebagai calon presiden di 2024," kata Giring Ganesha dalam video yang diunggahnya di Instagram, Senin (24/8/2020).

Dalam video berdurasi 9 menit itu, Giring Ganesha juga menjelaskan alasannya mantap untuk maju dalam pesta demokrasi 5 tahunan Indonesia tersebut.

"Bagi saya dan jutaan anak muda lainnya ada 2 pilihan, diam dan melihat orang lain menentukan arah masa depan, atau turun dan terlibat menentukan masa depan kita sendiri. Saya memilih untuk turun dan terlibat," kata Giring.

Baca juga: Ini Alasan Giring Ganesha Mantap Maju Pilpres 2024

Dengan masuk lebih dalam ke dunia politik, suami Cynthia Riza ini berharap bisa mewakili suara anak-anak muda Indonesia.

"Ini adalah cara agar suara didengar, diperhitungkan, dan bisa menentukan masa depan yang kita inginkan," paparnya.

Banyak hal dan pertimbangan sebelum Giring akhirnya berani memutuskan maju dalam Pilpres 2024.

Baca juga: Giring Ganesha Resmi Umumkan Bakal Maju di Pilpres 2024

Pelaksana tugas (Plt) Partai Sosial Indonesia (PSI) ini juga mengungkapkan titik baliknya hingga bisa menjadi orang yang melek politik.

Semua berawal dari peristiwa krisis moneter yang terjadi di tahun 1998.

Runtuhnya kekuasaan Soeharto dan krisis ekonomi yang melanda Indonesia membuat Giring berpikir bahwa anak-anak muda seharusnya bisa ikut dalam politik di negeri ini.

"Saat krisis 98 karena beban ekonomi yang berat, bapak saya terserang stroke hingga akhirnya meninggal. Salah urus politik pada masa itu membuat keluarga saya dan jutaan anak muda lainnya jadi berat," kata Giring Ganesha

Kesadaran Giring untuk terjun di dunia politik berlanjut pada tahun 2015.

Setelah melihat kondisi Jakarta yang menjadi lebih baik di bawah kepemimpinan Joko Widodo, Giring pun semakin tertarik menggeluti politik.

"Sejak itu saya mulai memperhatikan ada banyak yang berubah di sekitar saya," katanya.

Maka dari itu, Giring Ganesha ingin kaum muda ikut berpartisipasi agar politik tak lagi diisi oleh orang-orang yang salah.

"Perlu kita sadari korban pertama dari setiap kegagalan politik adalah kita anak-anak muda karena anak muda punya masa depan yang lebih panjang," tegasnya.

Giring Ganesha lalu menutup video pengumumannya itu dengan meminta izin dan doa dari masyarakat Indonesia.

"Izinkan dan beri kesempatan kepada saya untuk melayani seluruh rakyat Indonesia. Saya percaya kita akan bangkit dan berdiri untuk Indonesia yang semakin jaya," kata Giring Ganesha.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X