Cerita Awal Mula Film Tilik Dibuat

Kompas.com - 20/08/2020, 20:47 WIB
Karakter Bu Tejo dalam film pendek Tilik. Youtube Ravacana FilmsKarakter Bu Tejo dalam film pendek Tilik.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sutradara film pendek Tilik, Wahyu Agung Prasetyo menceritakan latar belakang diangkatnya kisah tersebut.

Agung mengakui, latar belakang film tersebut berdasarkan fenomena yang ada di masyarakat Indonesia.

"Fenomena budaya tilik (menjenguk) yang saya sendiri sebenarnya enggak pernah mengalami itu sama sekali dan enggak pernah melihat itu secara langsung," kata Agung dalam akun YouTube Revacana Films, dikutip Kompas.com, Kamis (20/8/2020).

Baca juga: Joko Anwar Komentari Film Tilik: Sederhana, tapi Gigit

Tahunya Agung adanya budaya tilik di masyarakat itu setelah penulis film, Bagus Sumartono, menceritakan hal tersebut kepadanya.

"Akhirnya saya tertarik buat melihat, observasi dan ternyata memang setelah melihat langsung itu gimana ya, rasanya kayak klik (cocok) gitu," ungkap Agung.

Setelahnya, gairah Agung membuncah untuk mengangkat kisah tilik ke dalam sebuah film pendek.

Baca juga: Sinopsis Tilik, Bu Tejo yang Selalu Nyinyir soal Dian

"Melihat femomenanya dan itu yang membuat saya 'wah ini harus di-film-kan, ini harus dirangkai jadi audio visual'," kata Agung.

Senada dengan Agung, impresi pertama poduser film pendek Tilik, Elena Rosmeisara membuatnya bersemangat untuk membuat suatu karya.

"Karena semacam budaya tilik itu, dia itu mengajak sosialnya untuk saling peduli, untuk saling berbagi ke sesamanya tapi dengan cara yang unik," kata Elena.

Baca juga: Ini Alasan Karakter Bu Tejo di Film Tilik Dibuat Sangat Nyinyir

"Bayangin aja ibu ibu sekampung naik truk untuk melihat, menjenguk satu orang yang sakit. Itu kan kayak 'wow'," tambah Elena.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X