Jadi Saksi, Angel Lelga Akui Pernah Diancam Vicky Saat Penggrebekan

Kompas.com - 19/08/2020, 21:04 WIB
Angel Lelga usai menjadi bintang tamu di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (27/1/2020) KOMPAS.com/ MELVINA TIONARDUSAngel Lelga usai menjadi bintang tamu di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (27/1/2020)
|
Editor Kistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Angel Lelga memberi keterangan sebagai saksi di sidang perkara pencemaran nama baik dengan terdakwa Vicky Prasetyo di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (19/8/2020).

Dalam kesaksiannya, Angel Lelga mengaku diancam Vicky Prasetyo saat penggerebekan yang terjadi pada 2018 lalu. Bahkan saat itu Vicky akan menggunduli Angel Lelga.

“Karena dia (terdakwa) sudah ancam saya dan teriak- teriak, ‘botakin dia, kurang ajar dia, ancurin dia’” kata Angel Lelga saat bersaksi di PN Jakarta Selatan, Rabu.

Baca juga: Bersaksi di Sidang Vicky Prasetyo, Angel Lelga: Berjalan Lancar

 

Angel juga melihat Vicky mendobrak pintu rumah dan memaksa masuk.

“Vicky lompat tembok pagar. Dia dobrak pintu rumah untuk masuk kedalam rumah,” ujar Angel Lelga lagi.

Itulah yang membuat Angel Lelga takut. Saat itu, Angel Lelga digerebek bersama pesinetron Fiki Alman.

Baca juga: Vicky Prasetyo Didakwa Pasal Berlapis atas Kasus Pencemaran Nama Baik Angel Lelga

 

Sementara itu, usai sidang Angel Lelga mengakui bahwa persidangan berjalan dengan lancar. Angel pun nantinya siap jika masih dibutuhkan untuk saksi.

“Prosesnya alhamdulillah berjalan lancar, menjadi saksi menjelaskan apa yang di BAP,” tutur Angel Lelga.


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X