Kritik Tompi terhadap Perfilman Indonesia, Soroti Kurangnya Riset

Kompas.com - 14/08/2020, 09:00 WIB
Tompi menghadiri jumpa pers film The Pretty Boys Pictures di kawasan Kemang Raya, Jakarta Selatan, Jumat (2/8/2019). Kompas.com/Tri Susanto SetiawanTompi menghadiri jumpa pers film The Pretty Boys Pictures di kawasan Kemang Raya, Jakarta Selatan, Jumat (2/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Terjun ke industri film, Tompi merasakan ada yang tidak tepat dalam beberapa hal di dalamnya, mulai dari royalti, pemain, penulis naskah hingga produser.

Dalam vlog Marten & Friends berjudul " TOMPI- Ada yang Salah dari Perfilman di Indonesia", Tompi menyampaikan beberapa kritik terhadap perfilman Indonesia, tapi kritiknya ini juga disebut termasuk untuk dirinya sendiri sebagai pelaku yang ada di dalamnya.

Sentil produser

Menurut Tompi, di Indonesia produser memiliki peran penting bagaimana eksekusi akhir sebuah film bisa menarik atau tidak.

Bisa saja, saat proses produksi semua berjalan lancar, tapi memiliki akhir yang sesuai dengan selera produser. 

Baca juga: Kritik Film Habibie, Tompi: Nanti Gempi Pikir Habibie Mukanya kayak Reza Rahadian

"Di Indonesia ini, di industrinya masih sangat disetir produser. Proses syuting bagus, semua bagus, produsernya bapuk, film akhirnya jadi bapuk gara-gara dia bongkar sendiri," ujar Tompi.

Tompi memberikan contoh-contoh penyuntingan film yang menurutnya tak masuk akal.

Seperti syuting di bawah jembatan tapi wajah pemainnya terlihat bersinar.

"Lampu dari mana? Surga?" kata Tompi disertai tawa. 

Baca juga: Tompi Bicara Keinginan Terjun ke Politik dan Alasan Mundur dari Pilkada

Pemilihan pemain

Tak luput yang menjadi kritik Tompi adalah soal pemain. Terkadang demi mengejar aktor yang sedang populer, industri film tak segan memaksakan menyertakan bintang tersebut dalam sebuah produksi film.

"Sebuah karakter mukanya muka Jawa, bapak ibunya bisa satu China satu Ambon, cuma gara-gara ngejar artisnya lagi naik daun, harus dia nih," ucapnya.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X