Tompi Bicara Keinginan Terjun ke Politik dan Alasan Mundur dari Pilkada

Kompas.com - 14/08/2020, 08:24 WIB
Tompi ajak masyakarat bahu membahu atasi dampak wabah virus corona di Tanah Air YouTube Helmy Yahya BicaraTompi ajak masyakarat bahu membahu atasi dampak wabah virus corona di Tanah Air

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi Tompi ungkap keinginannya untuk terjun ke dunia politik.

Tak hanya itu, Tompi rupanya pernah mendapat tawaran menggiurkan dari partai ternama untuk maju ke Pilkada.

Seperti apa pengakuan Tompi tentang keinginannya terjun ke dunia politik, dan ceritanya mundur dari tawaran menggiurkan itu, berikut rangkumannya.

Mendapat tawaran terjun ke pilkada

Tompi mengaku ada beberapa partai top yang mengajaknya bergabung, kemudian Tompi akhirnya bicara dengan salah satu partai tersebut. 

Baca juga: Kritik Tompi terhadap Film Indonesia: Penulis Naskah Harus Lakukan Riset

"Yang pilkada kemarin kan saya ditawarin beberapa partai, terus saya tanya salah satu partai top, ini partai enggak main-main," kata Tompi.

Dia menceritakan bagaimana partai tersebut mengajaknya dengan iming-iming bebas memilih daerah pemilihan dan juga diberikan nomor urut satu.

Sempat tergiur dengan tawaran tersebut, tapi Tompi memilih mundur karena dana yang harus ia keluarkan selama kampanye merupakan dana dari uang pribadi yang tidak mungkin akan tertutup dengan bekerja setahun.

Tak mau korupsi

Bisa saja Tompi mencuri uang untuk menutup biaya kampanye yang sudah dikeluarkan, tapi Tompi memilih untuk tidak melakukannya dan akhirnya mundur dari tawaran tersebut. 

Baca juga: Dukung Pemerintah, Tompi: Niatnya Baik, Hanya Cara Komunikasinya Tak Tepat

"Setahun dapat segini, enggak nutup buat setahunnya aja buat kampanye, dana kampanye dihitung hampir Rp 2 M (miliar), gaji sekian puluh juta mana nutup, kecuali saya nyolong," kata Tompi.

Tompi tak bermaksud menuduh orang lain melakukan korupsi, tapi mungkin mereka memang sudah memiliki pemasukan dari bisnis lain yang bisa terus jalan tanpa harus diawasi.

"Jadi jangan gue ngomong gitu nanti ada yang tersinggung, bukan, jangan ke sana. I'm not talking about others, gue ngomong tentang diri gue sendiri, gue enggak sanggup kalau kayak gitu (biaya kampanye sendiri)," kata Tompi.

Ingin terjun ke politik

Pernah mendapat tawaran tapi akhirnya memilih mundur, Tompi tak menampik kalau dia memiliki keinginan terjun di dunia politik. 

Baca juga: Sistem Royalti Perfilman Disoroti Tompi, Roy Marten: Saya Teriak dari Dulu

"Pengin. Dan one day insya Allah gue akan terjun," ujarnya.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X