Kompas.com - 11/08/2020, 09:37 WIB
Sandra Dewi bersama anak bungsunya. Dokumentasi pribadiSandra Dewi bersama anak bungsunya.

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain menjadi seorang artis, Sandra Dewi juga berstatus sebagai seorang ibu.

Sandra Dewi sempat mengalami sejumlah rintangan mulai dari kehamilan perdana hingga mengurus dua putranya.

Pernah gagal hamil, cemas saat kandung Raphael

Setelah menikah dengan pengusaha Harvey Moeis di tahun 2016, usaha Sandra Dewi untuk memiliki momongan tidak langsung berjalan mulus.

"Aku menikah umur 33 tahun terus aku hamil pertama tuh 34 tahun. Orang bilang umur segitu susah hamil gini-gini apalagi aku pernah hamil blighted ovum (kehamilan kosong)," kata Sandra Dewi saat siaran live di kanal YouTube Gue Sehat, Senin (10/8/2020). 

Baca juga: Sandra Dewi Galau Setelah Lahirkan Anak Kedua: Aduh, Saya Bisa Adil Enggak, Ya?

Sandra sempat khawatir apakah dirinya yang telat menikah bisa hamil.

"Kemudian tiga bulan setelah blighted ovum, aku hamil lagi. Hamil Rafa, aku tuh rada parno. Maksudnya, yang ini tolong jadi dong," ujar Sandra Dewi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akhirnya, Sandra Dewi bisa menimang putra pertamanya pada tahun 2017, yang diberi nama Raphael Moeis.

Galau setelah lahirkan Mikhael

Setelahnya, Sandra hamil lagi anak kedua dan melahirkan bayi bernama Mikhael di tahun 2019.

Usia dua putranya yang hanya berselisih dua tahun ternyata membuat Sandra galau. 

Baca juga: Sandra Dewi: Sebagai Figur Publik Jangan Sampai Sharing yang Salah

"Kalau aku galaunya itu ketika melahirkan anak kedua, aku kangen sama anak pertama di rumah sakit. Kemudian pas pulang pun tiap hari tadinya aku nemenin anak pertama jalan-jalan, main di playground, eh tiba-tiba kok enggak bisa ikut karena aku harus nemanin si kecil yang baru lahir," jelas Sandra.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X